Site icon Gilabola.com

Bukan Havertz, Dua Nama Ini Yang Jadi Pembeda Saat Jerman Menang 7-1

Pemain Timnas Jerman di Piala Dunia 2026

Jerman langsung mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya di Grup E Piala Dunia 2026. Menghadapi debutan turnamen Curacao, pasukan Julian Nagelsmann berpesta gol dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 7-1.

Kai Havertz mencetak dua gol, tetapi sorotan tidak hanya tertuju kepada penyerang tersebut. Jamal Musiala dan Florian Wirtz tampil sebagai motor permainan Jerman, sementara dua wajah yang lebih segar, Felix Nmecha dan Nathaniel Brown, sukses mencuri perhatian.

Gol-gol Jerman dalam laga ini dicetak oleh Felix Nmecha, Nico Schlotterbeck, Jamal Musiala, Nathaniel Brown, Deniz Undav, serta dua gol dari Kai Havertz.

Meski menang dengan margin besar, Jerman sempat dibuat terkejut ketika Curacao mampu mencetak gol balasan pada pertengahan babak pertama. Namun setelah itu pertandingan kembali sepenuhnya berada dalam kendali Die Mannschaft.

Musiala dan Wirtz Jadi Pengatur Serangan

Musiala kembali menunjukkan kualitasnya saat beroperasi di antara lini tengah dan depan. Gelandang serang tersebut terus menemukan ruang kosong dan berkali-kali memaksa pertahanan Curacao mundur.

Penampilannya semakin lengkap setelah mencetak gol pada awal babak kedua yang praktis membuat Jerman semakin nyaman mengontrol pertandingan.

Di belakangnya, Florian Wirtz menjadi sosok penting dalam membangun serangan. Sentuhan dan umpannya membuka jalan bagi gol pembuka Nmecha, sementara beberapa peluang berbahaya Jerman lahir dari kreativitas pemain tersebut.

Kami melihat keduanya menjadi pusat permainan Jerman sepanjang pertandingan.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Nathaniel Brown dan Felix Nmecha Curi Perhatian

Jika ada dua pemain yang paling memanfaatkan kesempatan di pertandingan ini, mereka adalah Felix Nmecha dan Nathaniel Brown.

Nmecha membuka pesta gol Jerman lewat penyelesaian akhir yang tenang. Ia bahkan nyaris mencetak hat-trick pada 15 menit pertama berkat pergerakan tanpa bola yang sulit diantisipasi lawan. Selain mencetak gol, energinya di lini tengah juga membantu Jerman mendominasi jalannya pertandingan.

Sementara itu Brown tampil sangat aktif di sisi kiri lapangan. Kecepatan dan daya tahannya menjadi senjata utama sepanjang laga.

Umpan silangnya membantu Schlotterbeck mencetak gol kedua Jerman. Brown kemudian melengkapi performa impresifnya dengan sebuah gol melalui tendangan voli.

Sane Kesulitan Tampil Maksimal

Di tengah banyaknya penampilan positif, Leroy Sane justru menjalani malam yang sulit.

Banyak aksinya tidak berjalan sesuai rencana. Bahkan sebuah backheel yang dilakukannya sempat berpotensi membahayakan tim sendiri. Ia juga menyia-nyiakan peluang emas pada babak kedua.

Penampilan tersebut membuat Sane menjadi pemain dengan nilai terendah dalam skuad utama Jerman pada pertandingan ini.

Sementara itu Havertz memang berhasil mencetak dua gol, termasuk satu dari titik penalti dan satu penyelesaian chip yang cantik. Namun secara keseluruhan perannya tidak terlalu menonjol dibanding beberapa rekan setimnya yang tampil lebih dominan dalam permainan terbuka.

Dari bangku cadangan, Deniz Undav juga memberi kontribusi besar lewat satu gol dan dua assist untuk membantu Jerman menutup laga dengan kemenangan telak.

Pelatih Julian Nagelsmann tentu memiliki banyak alasan untuk puas. Meski lawan yang lebih berat masih menanti, kemenangan 7-1 menjadi awal yang nyaris sempurna bagi perjalanan Jerman di Piala Dunia 2026.

Opini Gilabola.com

Skor 7-1 memang mengesankan, tetapi yang paling menarik dari pertandingan ini bukanlah jumlah gol yang dicetak Jerman.

Musiala dan Wirtz kembali membuktikan bahwa kreativitas mereka bisa menjadi fondasi permainan Die Mannschaft di turnamen ini.

Di saat yang sama, kemunculan Nathaniel Brown dan Felix Nmecha memberi Nagelsmann opsi baru yang terlihat menjanjikan.

Exit mobile version