Carlos Tevez Minta Semua Pihak Bujuk Lionel Messi Tak Pensiun

Carlos Tevez mulai meminta agar semua pihak mau turun tangan membujuk Lionel Messi tak pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2018. Masalah ini masih cukup serius di negara pecinta bola tersebut.
Berita Terkini - Carlos Tevez mulai meminta agar semua pihak mau turun tangan membujuk Lionel Messi tak pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2018. Masalah ini masih cukup serius di negara pecinta bola tersebut.

Gilabola.com – Carlos Tevez mulai meminta agar semua pihak mau turun tangan membujuk Lionel Messi tak pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2018. Masalah ini masih cukup serius di negara pecinta bola tersebut.

Kegagalan lajug Timnas Argentina pada Piala Dunia 2018 yang lalu jelas membuat Lionel Messi nelangsa. Daftar kegagalan La Pulga bersama Tim Tango semakin panjang dan lebar kali tinggi bagi luas penampang.

Kegagalan tersebut sontak kembali pancing spekulasi jika Lionel Messi bakalan jadi pensiun dari tim nasional. Usia bintang Barcelona itu sendiri sudah tak muda lagi (mencapai 31 tahun). Wajar jika ia mulai berpikir untuk mundur.

Tersingkirnya Argentina membuat Lionel Messi lagi-lagi gagal dalam upaya meraih trofi Piala Dunia. Empat tahun lalu di Brasil, Messi juga kadung gagal membawa Argentina juara setelah kalah 0-1 dari Jerman.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Tak peduli meskipun Timnas Argentina harus gagal, Carlos Tevez tetap saja meminta Lionel Messi agar tak benar-benar pensiun dari tim nasional. Ia bahkan mengimbau kalau bisa semua pihak sekalian ikut turun tangan membantu Messi membawa Argentina meraih prestasi lagi.

“Menurut saya Leo (Lionel Messi) itu harus memikirkan dirinya sendiri. Dia harus berpikir bahwa kalau tidak ada proyek yang membuatnya bahagia dan di mana dia merasa nyaman, sulit sekali untuk mengambil tanggung jawab memimpin Argentina untuk jadi juara sendirian,” sambut Tevez melalui ESPN.

“Kami sudah membuang-buang banyak waktu tidak membuatnya bahagia. Kami buang waktu tidak mampu memberikan bantuan ke dia untuk mencapai target itu. Kami salah karena tidak bisa membantunya merasa nyaman,” lanjutnya lagi.

“Sebagai pemain dan seorang pria asal Argentina, saya mengatakan kepadanya bahwa kita masih membutuhkan dirinya, bahwa dia mencoba untuk beristirahat, bahwa dia harus tetap berpikir setenang mungkin dan kita membutuhkannya.”

“Kami membutuhkannya karena dia adalah jiwa Argentina dan selama dia terus bermain sepak bola, itu harus seperti itu karena dia idola terbesar Argentina dan ia harus mengambil tanggung jawab itu.”

“Saya katakan padanya untuk beristirahat saja dulu, tetap tenang dan mencoba untuk tetap sehat, kemudian kita perlu dirinya untuk mengambil alih dan berada di lapangan lagi,” pungkasnya.