Cristiano Ronaldo Undang Kamu Makan? Tolak Saja! Jangan Mau!

Patrice Evra berduel lawan Cristiano Ronaldo dalam satu laga Prancis vs Portugal di ajang penyisihan Piala Dunia, beberapa waktu lalu.
Patrice Evra berduel lawan Cristiano Ronaldo dalam satu laga Prancis vs Portugal di ajang penyisihan Piala Dunia, beberapa waktu lalu.

Gilabola.com – Jika suatu hari kamu sebagai pemain sepak bola sukses diundang Cristiano Ronaldo untuk makan bareng, tolak saja. Begitulah nasihat dari pemain Prancis, Patrice Evra. Kenapa?

Patrice Evra menyarankan kita untuk tidak memenuhi undangan makan ke rumah Cristiano Ronaldo. Sebab pemain Portugal itu pelit dalam urusan menjamu tamu, dan lebih-lebih terobsesi dengan latihan fisik secara terus menerus.

“Saya akan memberikan saran kepada siapa pun, ketika Cristiano mengundang Anda untuk makan siang di rumahnya, katakan saja tidak,” katanya pada podcast Piala Dunia ITV.

Evra, yang kini merumput di klub Premier League West Ham United, menceritakan saat pemain sayap Portugal itu mengundang rekan satu timnya di Manchester United tersebut untuk makan siang setelah satu sesi latihan.

Patrice Evra dan Cristiano Ronaldo merayakan gol saat keduanya masih membela Manchester United.
Patrice Evra dan Cristiano Ronaldo merayakan gol saat keduanya masih membela Manchester United.
Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Dia berkata: ‘Patrice, datanglah setelah latihan’. Jadi saya datang [dan] Anda tahu, saya benar-benar lelah. Di meja hanya ada salad dan ayam putih polos, jadi saya bereaksi ‘Tak apa-apa’, dan juga hanya ada air, bukan jus buah.”

“Kami mulai makan dan saya berpikir beberapa daging enak lain akan datang setelah itu tetapi tidak ada apa-apa. Dia dengan cepat selesai dan dia berdiri dan dia mulai bermain dengan bola, melakukan beberapa keterampilan main bola dan dia berkata: ‘Mari main dua sentuhan’.”

“Saya menjawab kurang lebih ‘bisakah saya selesaikan makan?’ [Ronaldo menjawab] ‘Tidak, tidak, ayo bermain dua sentuhan’, dan kami mulai memainkan dua sentuhan.”

“Setelah itu dia berkata mari kita pergi ke kolam renang untuk berenang, saya seperti ‘Baiklah’. Setelah jacuzzi, sauna, saya ingin pulang. Saya berkata: ‘Cristiano mengapa kita datang ke sini? Apakah kita datang ke sini karena kita memiliki pertandingan besok, atau hanya untuk makan siang?'”

“Jadi itulah mengapa saya akan merekomendasikan kepada siapa pun, ketika Cristiano mengundang Anda ke rumahnya, jangan pergi. Bilang saja ‘tidak’ karena orang ini, dia seperti mesin, dia hanya berpikir soal olahraga [bukan makan].”

Dalam satu cerita anekdot lain, Evra mengungkapkan bagaimana kemenangan tenis meja Rio Ferdinand atas Ronaldo memicu tekadnya untuk menjadi yang terbaik dalam olahraga itu juga.

“Mereka bermain tenis meja dan Rio menang [atas Ronaldo], dan kami semua berteriak kesenangan dan dia sepertinya sangat kesal,” tambah pemain asal Prancis itu.

“Kemudian dia mengirim sepupunya untuk membeli satu set tenis meja, dia berlatih selama dua minggu di rumah dan dia kembali dan dia mengalahkan Rio di depan semua orang.”

“Jadi itulah Cristiano Ronaldo, itulah sebabnya mengapa saya tidak terkejut mengapa dia ingin memenangkan Ballon d’Or lagi, mengapa dia ingin memenangkan Piala Dunia. Karena dia orang yang sangat ambisius.”