Denmark Gagal ke Perempat Final, Kasper Schmeichel Bangga

Kiper Denmark Kasper Schmeichel mengaku bangga pada timnya meski gagal mencapai perempat final Piala Dunia 2018 setelah kalah adu penalti lawan Kroasia, Senin (2/7).
Berita Terkini - Kiper Denmark Kasper Schmeichel mengaku bangga pada timnya meski gagal mencapai perempat final Piala Dunia 2018 setelah kalah adu penalti lawan Kroasia, Senin (2/7).

Gilabola.com – Kiper Denmark Kasper Schmeichel mengaku bangga pada timnya meski gagal mencapai perempat final Piala Dunia 2018 setelah kalah adu penalti lawan Kroasia, Senin (2/7).

Setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit, Denmark kalah 3-2 dari Kroasia dalam adu penalti yang mendebarkan, di mana penjaga gawang Kroasia Danijel Subasic berhasil mengagalkan tiga penalti dan Schmeichel menghentikan dua penalti.

Schmeichel terpilih sebagai Pemain Terbaik dalam laga tersebut untuk sejumlah aksi penyelamatannya yang luar biasa. “Hari ini kami memiliki peluang, dan kami lebih baik di babak kedua dan di perpanjangan waktu,” kata Schmeichel pada jumpa pers pasca pertandingan.

“Tapi kami tidak memiliki keberuntungan. Sulit untuk menerima itu dan mengatakannya,” tambah kiper berusia 31 tahun tersebut. “Ini adalah perasaan yang aneh, sebuah kekecewaan besar, tetapi juga kebanggaan besar tentang tim kami. Bukan hanya 11 orang di lapangan, tetapi juga semua orang yang terlibat atau bekerja untuk tim.”

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Ketika ditanya tentang apakah dia merasa kecewa dengan rekan setimnya yang gagal mencetak gol dalam adu penalti, Schmeichel mengatakan siapa pun yang berdiri dan mengambil penalti adalah pahlawan baginya dan ia menghormati mereka.

“Kami menang sebagai tim, kami kalah sebagai sebuah tim. Ini adalah tim yang fantastis, dan saya bangga. Penting bagi kami untuk mengingat perasaan ini, dan kami menggunakannya di masa depan,” tuturnya.

Dalam perpanjangan waktu, Schmeichel sempat menyelamatkan tendangan penalti Luka Modric dan mencegah Kroasia memenangkan pertandingan sebelum adu penalti. Dia mengatakan setelah pertandingan bahwa penyelamatan tersebut dia lakukan dengan intuisi, “Dengan apa yang saya rasakan saat itu; sayangnya itu tidak cukup pada akhirnya.”