Diancam Kartu Kuning, Negara-Negara Eropa Ciut Nyali, Batal Pakai Ban Kapten LGBTQ+

Rencana negara-negara Eropa untuk menggiatkan kampanye LGBTQ+ mereka di negara tuan rumah Piala Dunia 2022 Qatar harus dipendam dalam-dalam saat mereka dibuat ciut nyali oleh aturan FIFA.

Gila Bola – Sebelumnya banyak laporan yang menyebutkan bahwa negara-negara Eropa seperti timnas Inggris, timnas Wales, timnas Jerman, timnas Belanda, dan tim Eropa lainnya akan memakai ban kapten pelangi untuk memaksakan kampanye LGBTQ+ mereka di Piala Dunia 2022.

Bahkan beberapa kapten, termasuk kapten timnas Inggris Harry Kane, sudah menegaskan rencananya untuk mengenakan ban kapten pelangi yang mereka beri nama ‘OneLove’ untuk kampanye LGBTQ+ mereka.

Namun sekarang negara-negara Eropa itu dipastikan akan ciut nyali dan membatalkan rencana mereka karena aturan FIFA yang ingin menghormati budaya yang berlaku di negara tuan rumah, Qatar.

Ancaman Kartu Kuning

Advertisement
SUPERITC SLOT
SUPERITC SLOT

Seperti yang diberitakan via The Athletic, negara-negara Eropa seperti timnas Inggris, timnas Wales, timnas Jerman, timnas Belanda dan lainnya telah membatalkan rencana mereka untuk mengenakan ban kapten ‘OneLove’ dalam kampanye LGBTQ+ mereka.

Hal ini lantaran adanya ancaman dari FIFA bahwa pemain yang memaksakan diri untuk mengenakan ban kapten ‘OneLove’ sebagai bagian dari kampanye LGBTQ+ akan mendapatkan kartu kuning.

Jadi para kapten timnas Eropa seperti Harry Kane (Inggris), Gareth Bale (Wales), Manuel Neuer (Jerman), hingga Virgil van Dijk (Belanda) semua harus bersiap menerima kartu kuning yang bisa merugikan mereka untuk pertandingan selanjutnya.

Dapat Banyak Dukungan

Sementara negara-negara Eropa terus berusaha keras untuk mengkampanyekan ide dan keyakinan mereka, tapi sikap teguh Qatar sebagai negara tuan rumah mendapatkan banyak dukungan dari berbagai pihak.

Selain presiden FIFA yang baru-baru ini membela Qatar, banyak fans sepak bola global yang juga memberikan dukungan pada negara Timur Tengah, mendesak agar Eropa bersikap lebih rasional untuk menghormati kepercayaan dan budaya Qatar, termasuk juga masalah alkohol.

Selain masalah kampanye LGBTQ+, Qatar memang membatasi banyak pengaruh-pengaruh buruk dari Eropa seperti kampanye minum alkohol di stadion yang sebenarnya juga berlaku di banyak negara di Eropa seperti di Prancis, atau larangan berpakaian terlalu terbuka selama berada di negara tuan rumah Piala Dunia.

Ronaldo Tolak Ban Kapten OneLove

Untuk berita satu ini belum dapat kami konfirmasis kebenarannya 100 persen, tapi ada desas-desus bahwa timnas Portugal tidak termasuk di antara negara-negara Eropa lain yang ngotot ingin memaksakan kampanye LGBTQ+ mereka.

Menurut sejumlah desas-desus, Cristiano Ronaldo sejak awal tidak berniat untuk ikut dalam kampanye LGBTQ+ dan tidak tertarik untuk mengenakan ban kapten ‘OneLove’ yang dilarang di Qatar.

Penyerang dan kapten timnas Portugal itu juga baru-baru ini dalam wawancaranya menegaskan bahwa dia rela tidak mencetak gol asalkan negaranya bisa memenangkan Piala Dunia 2022.

BANDARTOGEL77
IBOSport
MACAUBET

Klasemen Piala Dunia Qatar

SebelumnyaCristiano Ronaldo Bakal Pecahkan Rekor Piala Dunia Yang Akan Sulit Ditandingi!
SelanjutnyaArsenal Percepat Pengejaran Untuk Transfer Cody Gakpo, Manchester Utd Kalah Saing?