Domagoj Vida Terus Dicemooh Sepanjang Laga Kroasia Lawan Inggris

Pemandangan sosok Domagoj Vida yang terus dicemooh sepanjang laga semifinal Piala Dunia 2018 antara Timnas Kroasia melawan Timnas Inggris jadi catatan tersendiri. Masalah sebelumnya memang masih berbuntut panjang.
Berita Terkini - Pemandangan sosok Domagoj Vida yang terus dicemooh sepanjang laga semifinal Piala Dunia 2018 antara Timnas Kroasia melawan Timnas Inggris jadi catatan tersendiri. Masalah sebelumnya memang masih berbuntut panjang.

Berita Terbaru – Pemandangan sosok Domagoj Vida yang terus dicemooh sepanjang laga semifinal Piala Dunia 2018 antara Timnas Kroasia melawan Timnas Inggris jadi catatan tersendiri. Masalah sebelumnya memang masih berbuntut panjang.

Terekam kamera, sejumlah penonton laga semifinal Piala Dunia 2018 pada hari Rabu di ibukota Rusia terus habis-habisan mencemooh plus menyiuli pemain bertahan Timnas Kroasia, Domagoj Vida. Sikapnya yang mendukung Ukraina yang jelas musuh Rusia sontak menjadi bulan-bulanan ejekan penonton di laga lawan Inggris.

Cemoohan dan sahut-sahutan siulan terus terdengar setiap kali Vida berkesempatan dapat bola saat melawan pemain Inggris sejak menit ke-30 babak pertama. Setelah diperhatikan, semua hujan hujatan datang dari sektor penonton penggemar Rusia yang sangat banyak datang menyaksikan laga tersebut.

Usai Kroasia menang lawan Rusia di perempat final, muncul video yang memperlihatkan Vida mengucapkan kata “Hidup Ukraina!” Karuan mendapat respon beragam. Hubungan Rusia dengan Rusia sendiri memanas sejak Moskow menganeksasi Crimea pata tahun 2014 dan mendukung separatis pro Rusia di sebelah Timur Ukraina.

Advertisement

Vida sendiri sebelumnya sudah mengatakan jika semua komentarnya di video tak ada niat untuk mengirimkan pesan politik apapun. Meski sudah berikan komentar, namun referensi sang pemain terhadap negara tetangga Rusia itu kadung memantik emosi para penggila bola dan politisi negara tuan rumah Piala Dunia 2018 tersebut.

Beberapa orang Rusia bilang jika mereka awalnya tertarik mendukung Ukraina di semifinal usai tim mereka tersingkir, masalahnya mereka batal berikan dukungan begitu tahu tindakan Vida. Hal ini sepertinya masih akan lama selesainya.