Saat laga tampak akan berakhir tanpa gol, Ghana menemukan momen yang mereka cari sepanjang pertandingan Grup L Piala Dunia 2026.
Caleb Yirenkyi muncul sebagai pembeda lewat gol pada menit 90+5 yang memastikan kemenangan 1-0 atas Panama di Toronto Stadium. Gol tersebut sekaligus mengakhiri paceklik gol Ghana yang telah berlangsung selama 241 menit di Piala Dunia.
Panama Menguasai Bola, Ghana Bertahan dengan Sabar
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Panama lebih sering mengendalikan permainan dan beberapa kali mencatatkan dominasi penguasaan bola hingga di atas 70 persen pada sejumlah periode pertandingan.
Meski demikian, penguasaan bola itu tidak banyak menghasilkan ancaman yang benar-benar mampu memecah pertahanan Ghana.
Peluang pertama justru hadir pada menit kedua saat Cecilio Waterman melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Namun Lawrence Zigi masih mampu melakukan penyelamatan.
Panama terus mencoba membangun tekanan. César Blackman, Cristian Martínez, Carlos Harvey, Jiovany Ramos hingga Yoel Bárcenas sempat memperoleh kesempatan, tetapi tidak ada yang mampu mengubah skor.
Di sisi lain, Ghana juga kesulitan menciptakan peluang bersih. Bahkan hingga menit ke-41 mereka belum mencatatkan satu pun tembakan.
Babak pertama berakhir tanpa gol.
Pergantian Pemain Mengubah Jalannya Laga
Memasuki babak kedua, Ghana harus melakukan pergantian paksa setelah kiper Lawrence Zigi mengalami cedera dan digantikan Benjamin Asare.
Masuknya Asare ternyata menjadi salah satu faktor penting. Kiper Ghana itu melakukan sejumlah penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan peluang César Blackman pada menit ke-64 ketika Panama mulai meningkatkan intensitas serangan.
Ghana perlahan mulai lebih berani menyerang. Jonas Adjetey, Antoine Semenyo, dan Abdul Fatawu sempat mencoba mengancam, tetapi belum membuahkan hasil.
Panama tetap terlihat lebih nyaman menguasai bola. Hingga memasuki 15 menit terakhir waktu normal, mereka masih unggul dalam penguasaan bola.
Namun sepak bola tidak selalu berpihak kepada tim yang lebih dominan.
Gol Yirenkyi Jadi Penentu
Ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu, Ghana akhirnya menemukan celah.
Pada menit 90+5, Caleb Yirenkyi berhasil menyambar peluang dari dalam kotak penalti dan mengirim bola ke gawang Panama. Gol itu membuat Ghana unggul 1-0.
Panama masih memiliki kesempatan menyelamatkan diri.
Peluang terbaik datang pada menit 90+9. Ismael Díaz mendapatkan kesempatan emas di depan gawang Ghana. Namun penyelesaian akhirnya jauh dari harapan dan kesempatan tersebut terbuang begitu saja.
Momen itu menjadi napas lega bagi Ghana.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Ghana.
Hasil ini memperpanjang catatan buruk Panama yang kini menelan empat kekalahan beruntun di ajang Piala Dunia.
Analisis Gilabola.com
Kemenangan Ghana kembali terasa seperti contoh klasik bahwa dominasi penguasaan bola tidak selalu menentukan hasil akhir.
Panama lebih sering mengendalikan permainan dan memiliki sejumlah peluang penting, tetapi gagal menunjukkan ketenangan di momen-momen krusial.
Sebaliknya, Ghana tampil sabar, bertahan dengan disiplin, lalu menghukum lawannya ketika kesempatan terbaik datang.
Gol Caleb Yirenkyi mungkin lahir sangat terlambat, tetapi itu cukup untuk memberikan hasil yang dicari Ghana sepanjang pertandingan.

