Eden Hazard Kecam Taktik Prancis Usai Belgia Tersingkir

Bintang Timnas Belgia, Eden Hazard, mengecam taktik Timnas Prancis saat kedua tim bertemu di semifinal Piala Dunia 2018, Rabu (11/7) dinihari tadi.
Berita Terkini - Bintang Timnas Belgia, Eden Hazard, mengecam taktik Timnas Prancis saat kedua tim bertemu di semifinal Piala Dunia 2018, Rabu (11/7) dinihari tadi.

Berita Bola – Striker Timnas Belgia, Eden Hazard, mengecam Timnas Prancis karena taktik permainan negatif mereka selama laga semifinal Piala Dunia 2018 yang berujung kemenangan Les Bleus, 1-0.

Pemain sayap Chelsea, Eden Hazard, tampil impresif di babak pertama dengan tiga atau empat terobosan ke kotak penalti lawan. Tapi, pengaruhnya menyusut setelah turun minum ketika skuad Timnas Prancis asuhan Didier Deschamps mencetak gol lewat sundulan Samuel Umtiti di menit ke-51.

Setelah itu, Les Bleus andalkan kecepatan Kylian Mbappe dan gawang mereka jarang terancam karena upaya pertahanan yang luar biasa, yang dipimpin oleh Raphael Varane dan rekan satu tim Eden Hazard di Chelsea, N’Golo Kante.

BACA:  Paul Pogba dan Anthony Martial Dicoret dari Timnas Prancis

“Saya lebih suka bersama Belgia dan kalah, daripada bersama skuad Prancis itu dan menang,” kata Hazard usai pertandingan.

Hal yang sama diutarakan kiper Belgia, Thibaut Courtois. “Prancis telah mainkan anti-sepakbola. Saya belum pernah melihat seorang striker bermain sangat jauh dari gawang lawan,” tandasnya.

“Itu hak mereka untuk bermain seperti itu, tapi itu tidak enak dilihat. Bukan hanya taktik Prancis, tapi wasit juga. Dia sama sekali tidak beri peringatan kepada Prancis,” tegas penjaga gawang yang dirumorkan menjadi target Real Madrid di musim panas.

BACA:  Eden Hazard: Percayalah, Saya Masih Lelah

Sementara itu bintang Manchester City asal Belgia, Kevin de Bruyne, sedikit lebih diplomatis. Mungkin sadar akan fakta bahwa ia akan berbagi ruang ganti dengan beberapa pemain Prancis di klub musim depan.

“Apakah saya terganggu oleh permainan Prancis? Tidak, saya bermain di City. Saya pernah bermain melawan tim yang sangat defensif selama 90 persen dari waktu pertandingan,” tandas De Bruyne.

“Itulah sepakbola. Apa yang mereka lakukan, mereka melakukannya dengan baik. Kedua tim memiliki peluang. Satu gol itu yang membuat perbedaan,” tegas gelandang berusia 27 tahun tersebut.