Erdogan Ikut Emosi Lihat Mesut Ozil Diserang Banyak Pihak

Berita Bola, Mesut Ozil, Timnas Jerman, Piala Dunia 2018
Gilabola.com - Presiden Turki, Tayyip Erdogan, ikut emosi dan kecam perlakuan yang didapat Mesut Ozil usai pernyataan pensiun dari Timnas Jerman. Ia mengaku dapat perlakuan rasis yang tidak dapat dia terima di Piala Dunia 2018.

Gilabola.com – Presiden Turki, Tayyip Erdogan, ikut emosi dan kecam perlakuan yang didapat Mesut Ozil usai pernyataan pensiun dari Timnas Jerman. Ia mengaku dapat perlakuan rasis yang tidak dapat dia terima di Piala Dunia 2018.

Mesut Ozil sendiri hingga kini masih dinilai sebagian kalangan di Jerman sebagai penyebab tersingkirnya Timnas Jerman di penyisihan grup Piala Dunia 2018 di Rusia. Meski begitu, Ozil merasa hanya dirinyalah yang disalahkan, bukan pelatih atau pemain lain yang disalahkan.

“Adanya tindakan rasis terhadap seorang pemuda yang telah memberikan segalanya kepada tim nasional Jerman hanya karena keyakinan agamanya merupakan hal yang tidak bisa diterima,” balas Erdogan melalui Reuters.

Erdogan sendiri sudah memasang lambang jalan yang baru dengan menampilkan foto sang bintang dengan Erdogan pada bulan Mei 2018. Foto itu sudah menggantikan foto lama yang menampilkan Ozil mengenakan kaus Timnas Jerman.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Dikabarkan jika beberapa pejabat penting di Turki, termasuk Kepala Federasi Sepak Bola Turki, Yildirim Demiroren, sudah berikan dukungannya kepada Mesut Ozil sejak Minggu (22/7/2018). Dukungan ini diberikan setelah Ozil mengumumkan bahwa ia tidak akan memperkuat Jerman lagi.

“Kami dengan ini mengutuk semua perlakuan, semua ancaman, dan pesan-pesan melecehkan yang dia (Mesut Ozil) terima karena kebudayaan dan latar belakangnya,” bela Demiroren.

Salah satu politikus papan atas Jerman berdarah Turki, Cem Ozdemir, pada Senin juga sudah menuntut pengunduran diri Ketua Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB), Reinhard Grindel, atas masalah ini. Mesut Ozil merasa jika Grindel sudah tega menyalahkan dirinya karena Jerman tersingkir lebih dini dari Piala Dunia 2018. Sepertinya masalah ini masih akan panjang endingnya.