Liverpool belum sepenuhnya kehilangan peluang memboyong Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain. Di tengah kabar yang menyebut sang winger tidak akan dijual musim panas ini, Fabrizio Romano justru mengungkap cerita berbeda.
Jurnalis transfer asal Italia itu menyebut pembicaraan kontrak baru Barcola dengan PSG sudah berhenti cukup lama. Bahkan, situasi tersebut disebut bermula sejak Liverpool datang membawa tawaran besar pada musim panas tahun lalu.
Fabrizio Romano Sebut Negosiasi Kontrak Barcola Terhenti
Romano menjelaskan PSG sempat menutup pintu bagi Liverpool ketika klub Premier League itu mencoba merekrut Barcola. Setelah menolak tawaran tersebut, juara Eropa itu berharap bisa segera mengikat pemain berusia 23 tahun tersebut dengan kontrak baru.
Namun rencana itu tak berjalan mulus.
Menurut Romano, hingga kini negosiasi kontrak masih berada dalam kondisi stagnan. Situasi tersebut sudah berlangsung sejak musim panas 2025 dan belum menunjukkan perkembangan berarti.
“Mengatakan Barcola tidak dijual dan tidak akan meninggalkan PSG musim panas ini bukan informasi yang saya dapat,” kata Romano melalui kanal YouTube pribadinya.
Ia menambahkan bahwa pembicaraan kontrak baru sudah lama terhenti, bukan hanya dalam hitungan beberapa pekan.
Liverpool Masih Membutuhkan Winger Baru
Liverpool memang masih aktif mencari tambahan pemain di sektor sayap.
Kebutuhan itu muncul setelah Mohamed Salah meninggalkan klub usai menuntaskan musim dengan koleksi 12 gol dan 10 assist. Di saat bersamaan, Hugo Ekitike juga dipastikan menepi setidaknya hingga paruh pertama musim akibat cedera serius pada tendon Achilles.
Sebelumnya Liverpool juga dikabarkan gagal mendapatkan Yan Diomande. Winger Pantai Gading berusia 19 tahun itu disebut lebih memilih bergabung dengan PSG apabila meninggalkan RB Leipzig pada bursa transfer musim panas ini.
Karena itu, Barcola tetap masuk dalam radar The Reds.
Barcola Dinilai Cocok dengan Permainan Liverpool
Musim lalu Barcola tampil sebagai pencetak gol terbanyak PSG di Ligue 1 setelah mencetak 11 gol. Ia juga sudah menyumbang dua gol dan satu assist di ajang Piala Dunia Antarklub.
Kemampuan bermain di kedua sisi sayap membuatnya dianggap sesuai dengan kebutuhan Liverpool.
Apabila transfer itu terwujud, Barcola diproyeksikan melengkapi lini serang Liverpool bersama Victor Munoz, Cody Gakpo, dan Rio Ngumoha yang sama-sama mampu beroperasi dari sisi kanan maupun kiri.
Di luar itu, kondisi keuangan Liverpool juga dinilai masih sangat sehat untuk melakukan pembelian besar. Musim panas lalu mereka mengeluarkan sekitar Rp9,83 triliun untuk belanja pemain, tetapi pemasukan dari penjualan mencapai sekitar Rp5,02 triliun, sehingga pengeluaran bersih berada di kisaran Rp4,81 triliun.
Meski demikian, belum ada kepastian apakah PSG benar-benar bersedia melepas Barcola pada bursa transfer musim panas ini.
Pernyataan Fabrizio Romano menunjukkan bahwa peluang transfer belum benar-benar tertutup meski muncul laporan lain yang menyebut PSG enggan melepas sang pemain.
Selama kontrak baru belum disepakati, Liverpool masih memiliki alasan untuk terus memantau perkembangan.
Kini keputusan terbesar ada di tangan PSG, apakah mempertahankan aset penting mereka atau membuka ruang negosiasi jika ada tawaran yang dianggap tepat.

