FIFA Kasihan Muramnya Korea Utara vs Korea Selatan

FIFA Kasihan Muramnya Korea Utara vs Korea Selatan

Gilabola.com – FIFA kasihan melihat muramnya laga Kualifikasi Piala Dunia Korea Utara vs Korea Selatan. Tanpa penonton bukan satu-satunya masalah.

Musuh bebuyutan Korea Utara dan Korea Selatan telah menuntaskan laga kualifikasi Piala Dunia pada hari Selasa waktu setempat. Pertandingan ini merupakan laga pertama mereka di Utara dalam 30 tahun!

Meski bersejarah, namun tidak ada fans yang diperbolehkan hadir di tribun dan Pyongyang menolak untuk menyiarkan pertandingan secara langsung. Jika masih kurang, laga itu juga tidak menghasilkan gol sama sekali di stadion yang minim penerangan di beberapa tempat tersebut.

Tercatat jika terakhir kali kedua belah pihak bertemu di kualifikasi Piala Dunia adalah di Seoul 10 tahun yang lalu, ketika pihak Utara kalah 1-0 sebelum menuduh Korea Selatan sengaja meracuni makanan pemain mereka. Hubungan mereka jadi memburuk lagi.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Kedua negara secara teknis masih dalam status gencatan senjata, bukan perjanjian damai. Lagu kebangsaan dari kedua belah pihak sempat dimainkan sebelum pertandingan dimulai di Stadion Kim Il Sung dan bendera dari kedua negara dikibarkan.

Dua kualifikasi sebelumnya yang dijadwalkan untuk Korea Utara harus dialihkan ke Shanghai setelah Pyongyang menolak untuk menaikkan bendera Selatan atau memainkan lagu kebangsaan lawan. Korea Utara telah berjanji untuk memberikan cuplikan dari pertandingan melalui DVD, kata Kementerian penyatuan Selatan.

“Kami perlu waktu untuk melakukan pemeriksaan teknis, tetapi meskipun ada beberapa penundaan, masyarakat kami akan dapat menonton jalannya pertandingan,” jelas seorang pejabat Kementerian Korut yang takut menyebutkan namanya.

Kantor berita resmi KCNA Korea Utara telah mengeluarkan laporan singkat dan garing pada hari Rabu waktu setempat. Mereka mengatakan bahwa kualifikasi berakhir dengan 0-0 setelah serangkaian “serangan dan serangan balasan”.

Presiden FIFA Gianni Infantino hadir di stadion untuk menyaksikan pertandingan tersebut dan merasa kasihan campur sedih. Ia berkata dalam sebuah pernyataan “Saya kecewa melihat tidak adanya suporter yang mengisi tribun”.

Korea Utara vs Korea Selatan mengecewakan

“Kami terkejut dengan kenyataan ini dan oleh beberapa isu yang berkaitan dengan siaran langsung. Kami juga kaget dengan masalah berkaitan dengan visa dan akses untuk wartawan asing,” lanjutnya lagi kepada Guardian.

Kondisi itu masih belum apa-apa. Skuad Korea Selatan, termasuk striker Tottenham Hotspur Son Heung-min, tiba di Pyongyang pada hari Senin dengan pesawat melalui Beijing. Mereka datang bukan rute yang lebih pendek dengan melintasi DMZ atau perbatasan darat antara kedua Korea, setelah berbulan-bulan tidak ada tanggapan dari Pyongyang.

Salah satu suporter Korea Selatan dari portal Web Naver di Selatan mengatakan: “Parah. Bagaimana kita bisa menjadi pembawa acara Olimpiade nantinya ketika kita bahkan tidak bisa menonton satu pertandingan kualifikasi?”

Yang lain malah mencemaskan keselamatan para pemain Korsel: “Bagus situasinya jika kita menang lawan mereka, tapi tetap baik jugalah kalau kalah. Saya hanya berharap pemain kami bisa kembali dengan selamat. Atuut..”