Fredi Bobic: Mesut Ozil Seorang Pengecut

Berita Bola, Mesut Ozil, Timnas Jerman, Piala Dunia 2018
Gilabola.com - Mantan pemain Jerman Fredi Bobic menyebut Mesut Ozil sebagai pengecut karena menggunakan media sosial untuk mengumumkan pengundurannya dari tugas negara usai Piala Dunia 2018.

Gilabola.com – Mantan pemain Jerman Fredi Bobic menyebut Mesut Ozil sebagai pengecut karena menggunakan media sosial untuk mengumumkan pengundurannya dari tugas negara usai Piala Dunia 2018.

Pemain Arsenal itu mengumumkan tidak lagi membela Die Mannschaft sejak minggu lalu karena merasa tidak dihargai oleh masyarakat Jerman.

Ia menjadi bahan cemoohan setelah berfoto bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan menjadi kambing hitam dalam kegagalan skuad Joachim Low di Piala Dunia 2018.

Pemain berusia 29 tahun itu pun menuduh Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) Reinhard Grindel tidak sensitif perihal akar keluarga non-pribumi asal Turki.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Grindel membantah tuduhan tersebut dan juga tuduhan adanya rasisme di DFB, dan kini Fredi Bobic ikut serta mengeluarkan pendapatnya. Menurutnya Mesut Ozil telah bertindak pengecut karena tidak mau berbicara langsung di acara televisi.

“Sejujurnya saya rasa aksi Ozil itu sedikit pengecut,” ucap mantan striker kelahiran Slovenia itu pada Bild. “Dia seharusnya bersuara dalam sebuah wawancara, langsung di televisi. Bagi kami para pesepak bola, ada aturan ‘jadilah dewasa dan berdirilah secara jantan’.”

“[Sesi foto dengan presiden dari negara lain] itu sesuatu yang akan saya maklumi bagi seorang pesepak bola berusia 18 atau 19 tahun.”

“Namun bagi pesepak bola senior, berusia 29 tahun dan telah menjadi juara dunia, ia harus sadar dampak yang akan ditimbulkannya.”

“Jika dia tidak tahu [imbasnya] maka entah dia naif atau ingin memprovokasi [sebuah reaksi], atau bisa jadi dia dikendalikan oleh pihak-pihak lainnya.”

“Tentu saja saya paham ada dua hati [negara Jerman dan Turki] berada di dadanya tapi Anda harus sadar bahwa Anda mempunyai tanggung jawab yang besar [terhadap publik].”

Source :

fourfourtwo