Gareth Southgate Tak Akan Ubah Starting XI Inggris Demi Bungkam Amerika Serikat

Gareth Southgate tak mau berjudi pada starting XI timnya saat timnas Inggris tak pernah mengalahkan timnas Amerika Serikat di turnamen besar.

Gila Bola – Manajer Gareth Southgate menyadari bahwa timnas Inggris punya head to head yang kurang mendukung melawan timnas Amerika Serikat, namun dia optimis bahwa pasukannya bisa mengakhiri rekor buruk ini.

The Three Lions tentu saja akan datang dengan kepercayaan diri tinggi menuju matchday dua babak penyisihan Grup B Piala Dunia 2022 mereka usai meraih kemenangan telak dengan skor 6-2 atas timnas Iran di laga pembuka.

Sementara timnas Amerika Serikat harus puas dengan skor imbang 1-1 melawan timnas Wales ketika gol Timothy Weah berhasil dibalas oleh sepakan penalti Gareth Bale di menit akhir pertandingan.

Starting XI Tidak Berubah

Advertisement
SUPERITC SLOT
SUPERITC SLOT

Berita ini tidak datang dari mulut manajer Gareth Southgate langsung, melainkan beberapa pemberitaan dari media Inggris yang menyebutkan bahwa bos The Three Lions tak akan melakukan perubahan dari starting XI tim yang menang kontra timnas Iran.

Apalagi itu adalah line up yang terbukti tampil meyakinkan di laga pembuka yang berarti bahwa para pemain seperti Phil Foden, Jack Grealish, Marcus Rashford, dan Trent Alexander-Arnold semua harus puas duduk di bench, dengan Kyle Walker tetap diragukan.

Apalagi timnas Inggris juga mendapatkan kabar baik bahwa duo Harry Kane dan Harry Maguire yang cedera saat melawan timnas Iran sekarang juga sudah pulih, sudah kembali berlatih, dan siap untuk diseleksi.

Rekor Buruk Kontra AS

Sementara secara head to head keseluruhan timnas Inggris masih lebih unggul, tapi di Piala Dunia, mereka tidak pernah bisa menang melawan timnas Amerika Serikat, kalah 1-0 di Piala Dunia 1950 sebelum bermain imbang 1-1 pada 2010.

Dalam konferensi persnya, manajer Gareth Southgate menyadari rekor buruk negaranya melawan timnas Amerika Serikat di Piala Dunia namun dia menegaskan bahwa timnya siap mengubah sejarah itu dan memenangkan pertandingan mereka di Grup B.

Untuk alasan inilah di subtitle sebelumnya sudah kami laporkan bahwa bos The Three Lions siap untuk tetap mempertahankan starting XI timnya demi bisa menggaransi kemenangan atas pasukan Gregg Berhalter.

Tak Mau Jadi Overrated

Hanya karena memiliki liga paling top di dunia dan banyak pemain dengan label mahal sundul langit, publik Inggris kerap menaruh ekspektasi tinggi pada timnas negara mereka, bahkan kerap menggaungkan ‘Coming Home’ seperti di Piala Eropa 2020 lalu, yang berakhir tragis dengan kekalahan mereka di final.

Kini manajer Gareth Southgate mengolok-olok reputasi negaranya di tengah ekspektasi yang berlebihan dari publik, padahal mereka tidak pernah menjuari turnamen mayor kecuali hanya sekali di Piala Dunia 1966.

Bos The Three Lions itu mengatakan bahwa publik di negaranya memang paling jago dalam memuji diri sendiri secara berlebihan padahal terbukti mereka miskin prestasi sejauh ini, tapi sang manajer bertekad untuk bisa memberikan yang terbaik di Piala Dunia 2022 ini.

PILARWIN
PILARWIN
IBOSport
MACAUBET

Hasil Piala Dunia Qatar

SebelumnyaPemerintah Dukung Investor Arab Saudi Beli Manchester United, Liverpool, Ronaldo!
SelanjutnyaManchester United Lagi Banyak Masalah, Harry Maguire Fokus Untuk Piala Dunia