Gelandang Real Madrid Ini Pemain Terhebat Kroasia

Luka Modric tak tergantikan perannya di Timnas Kroasia.
Luka Modric tak tergantikan perannya di Timnas Kroasia.

Berita Bola – Mantan pemain tim nasional Kroasia, Joey Didulica, menyebut gelandang Real Madrid, Luka Modric, sebagai pemain sepak bola terhebat yang pernah ada di negara tersebut.

Modric akan melakoni partai final dengan Kroasia melawan Prancis di Moskow, Minggu (15/07) malam.

Selain berpeluang untuk menyabet trofi tertinggi di dunia sepak bola itu, Modric pun disebut-sebut mempunyai kans menerima penghargaan Bola Emas sebagai pemain terbaik di ajang Piala Dunia.

Kontribusinya di skuad Zlatko Dalic terbilang menonjol, menguasai lini tengah bersama Ivan Rakitic.

Sedangkan di level klub, pemain berusia 32 tahun itu berperan penting dalam membantu Los Blancos memenangi piala Liga Champions tiga musim beruntun sehingga ia pun dijagokan meraih Ballon d’Or.

Tidak heran jika Joey Didulica berani menyebut Luka Modric sebagai pesepak bola terhebat yang pernah dilahirkan Kroasia, melewati senior-seniornya terdahulu.

“Dia mempunyai perawakan yang kecil, tapi kepribadiannya besar. Karakternya disukai semua orang,” ucap eks penjaga gawang Ajax Amsterdam itu pada Omnisport.

“Yang membuatnya jadi disukai semua orang adalah kemampuan Modric selama pertandingan dan tingkat kerjanya. Dia berlari demi orang lain, mencuri bola demi pemain lain, dan berlatih sangat keras. Dia mendapatkan rasa hormat di dalam dan di luar lapangan.”

“Dia sudah seperti adik sendiri. Dia sungguh manis. Anda selalu ingin memeluknya. Modric bekerja keras tapi juga mempunya kepribadian yang hebat. Dia sangat blak-blakan, tapi (ketika) Anda melihat dia, Anda ingin memeluknya. Modric sosok yang baik.”

“Saya ingat kala saya berada di sana (timnas). Dia masih muda tapi selalu berbicara soal Ajax kepada saya dan (berkata) ‘Anda berada di Ajax, itu klub impian saya. Saya mencintai Ajax’ dan dia menanyakan banyak hal.”

“Ia selalu tetap tinggal seusai latihan dan ingin melakukan tendangan (ke arah gawang), dan bertanya dengan sopan ‘Bolehkah Anda jadi kiper?’ atau semacm itu. Modric sangat baik dan semua orang berkerumun di sekeliling dia, mereka ingin nongkrong bersamanya.”

Hingga saat ini Luka Modric sudah mengumpulkan sebiji titel Liga Spanyol dan Copa del Rey, dua trofi Supercopa de Espana, serta empat trofi Liga Champions bersama Real Madrid.

Dengan semua prestasinya itu, Joey Didulica berani menjamin nama Modric akan tercatatkan sebagai legenda Kroasia, kalau pun gagal di final Piala Dunia nanti.

“Kenapa tidak (jadi pemain terhebat Kroasia)? Bukan hanya di turnamen ini, tapi juga (sukses mengumpulkan) tiga trofi Liga Champions beruntun,” tambah Didulica.

“Pastinya dia pemain paling banyak mengumpulkan trofi (se-Kroasia). Dia memenangi titel lebih banyak dibanding pemain asal Kroasia lainnya, baik di kompetisi domestik atau di Liga Champions.”

“Jika dia membawa pulang (trofi Piala Dunia) ini, itu akan menjadi sesuatu yang sangat besar.”