Ekuador nyaris membawa pulang satu poin saat melawan Pantai Gading setelah bertahan sepanjang pertandingan Grup E Piala Dunia 2026. Namun semuanya berubah hanya beberapa saat sebelum laga usai.
Amad Diallo muncul sebagai pahlawan Pantai Gading lewat gol pada menit ke-90+1 yang memastikan kemenangan tipis 1-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Philadelphia Stadium.
Ekuador Kesulitan Menembus Pertahanan Lawan
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Ekuador sempat mendapatkan beberapa peluang melalui Moisés Caicedo, John Yeboah, hingga Alan Minda, tetapi tidak ada yang mampu menghasilkan gol.
Bahkan hingga menit ke-41, Ekuador belum mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Di sisi lain, Pantai Gading beberapa kali mengancam. Elye Wahi memperoleh peluang emas pada menit ke-18, tetapi gagal memaksimalkannya. Penyerang tersebut kembali menyia-nyiakan kesempatan besar pada awal babak kedua saat peluang terbuka lebar di depan gawang.
Meski begitu, tim Afrika tersebut terus menekan.
Seko Fofana, Nicolas Pépé, Yan Diomande, hingga Ghislain Konan bergantian mencoba peruntungan. Namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat skor tetap bertahan 0-0 cukup lama.
Pergantian Pemain Ubah Segalanya
Saat pertandingan memasuki satu jam terakhir, kedua pelatih mulai melakukan sejumlah perubahan.
Ekuador memasukkan Nilson Angulo, Jackson Porozo, Ángelo Preciado, dan Kevin Rodríguez untuk menambah energi baru.
Pantai Gading merespons dengan menurunkan Ange Bonny, Amad Diallo, Ibrahim Sangaré, serta Christ Inao Oulaï.
Keputusan tersebut akhirnya membuahkan hasil.
Diallo yang masuk dari bangku cadangan pada menit ke-56 sukses menjadi pembeda. Ketika pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol, pemain tersebut menerima bola di dalam kotak penalti dan melepaskan penyelesaian yang membawa Pantai Gading unggul pada menit ke-90+1.
Gol itu langsung mengubah suasana stadion.
Tekanan Terakhir Ekuador Tak Berbuah Hasil
Tertinggal di penghujung laga membuat Ekuador berusaha habis-habisan mengejar ketertinggalan.
Mereka memperoleh beberapa sepak pojok beruntun pada masa injury time. Piero Hincapié bahkan sempat melihat tembakannya diblok hingga menghasilkan tendangan sudut.
Namun pertahanan Pantai Gading mampu bertahan.
Gelombang serangan terakhir Ekuador berhasil dipatahkan hingga peluit panjang berbunyi. Pantai Gading pun mengamankan kemenangan 1-0 berkat gol tunggal Amad Diallo.
Hasil ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Ekuador menjadi tiga pertandingan beruntun di Piala Dunia.
Analisis Gilabola.com
Pantai Gading mungkin hanya menang dengan selisih satu gol, tetapi hasil ini terasa pantas. Mereka tampil lebih berani dalam mengambil inisiatif serangan dan menghasilkan peluang yang lebih berbahaya sepanjang pertandingan.
Sebaliknya, Ekuador terlalu lama kesulitan menciptakan ancaman nyata. Penguasaan bola sempat berada di pihak mereka dalam beberapa periode laga, tetapi minimnya tembakan tepat sasaran membuat dominasi tersebut tidak banyak berarti.
Ketika lawan terus menekan sampai akhir, gol kemenangan Pantai Gading akhirnya terasa seperti sesuatu yang memang sudah mengintai sejak lama.

