Belgia tampil semakin beringas setelah turun minum dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 5-1 atas New Zealand di BC Place, Vancouver. Tim berjuluk Setan Merah itu sempat mendapat perlawanan disiplin pada babak pertama, tetapi akhirnya mampu membongkar pertahanan lawan dan berpesta gol.
Leandro Trossard menjadi pembuka kemenangan Belgia sebelum Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Alexis Saelemaekers ikut mencatatkan nama di papan skor. New Zealand hanya mampu membalas lewat Elijah Just ketika pertandingan memasuki fase akhir.
Trossard Pecahkan Kebuntuan Belgia
Belgia langsung mengambil inisiatif sejak peluit awal dibunyikan. Mereka menguasai jalannya pertandingan dan berkali-kali mengancam lewat Leandro Trossard, Kevin De Bruyne, hingga Jérémy Doku. Namun, penampilan gemilang kiper Max Crocombe membuat New Zealand mampu bertahan cukup lama.
Peluang demi peluang terus berdatangan. Trossard sempat menyia-nyiakan kesempatan emas, De Bruyne memaksa Crocombe melakukan penyelamatan, sementara sejumlah tembakan Belgia juga berhasil diblok para pemain bertahan New Zealand.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-28. Trossard menyelesaikan peluang dari dalam kotak penalti untuk membawa Belgia unggul 1-0. Skor itu bertahan hingga turun minum meski Belgia terus menekan.
Babak Kedua Jadi Milik Belgia
Belgia langsung menambah keunggulan hanya lima menit setelah babak kedua dimulai. Hans Vanaken mengirim assist yang diselesaikan Trossard menjadi gol keduanya di laga tersebut.
Tekanan Belgia tak berhenti. Pada menit ke-66, Kevin De Bruyne akhirnya ikut mencatatkan namanya di papan skor setelah beberapa kali memperoleh peluang sepanjang pertandingan. Gol itu membuat Belgia menjauh 3-0.
Pelatih Belgia kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain. Romelu Lukaku yang masuk dari bangku cadangan hanya membutuhkan waktu singkat untuk memberi dampak. Penyerang itu mencetak gol pada menit ke-86 setelah menerima umpan Nicolas Raskin.
New Zealand sempat memperkecil ketertinggalan dua menit sebelumnya lewat Elijah Just. Gol tersebut menjadi gol ketiga sang pemain di Piala Dunia 2026 sekaligus mengakhiri paceklik golnya sejak laga melawan Iran pada 16 Juni 2026.
Namun Belgia belum selesai.
Memasuki masa tambahan waktu, Lukaku kembali berperan, kali ini sebagai pemberi assist. Umpannya diselesaikan Alexis Saelemaekers menjadi gol kelima Belgia pada menit ke-90+4 sekaligus gol perdana Saelemaekers di Piala Dunia 2026.
Skor 5-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Belgia Dominan, New Zealand Kesulitan Lepas dari Tekanan
Sepanjang pertandingan Belgia tampil jauh lebih agresif. Mereka terus membombardir pertahanan lawan, sementara New Zealand kesulitan mengembangkan permainan dan hanya melepaskan enam tembakan sepanjang laga, menjadi jumlah tembakan paling sedikit mereka di Piala Dunia 2026.
Meski kebobolan lima gol, Max Crocombe tetap tampil cukup sibuk di bawah mistar dengan membukukan lima penyelamatan.
Kemenangan ini juga memperpanjang catatan positif Belgia yang kini tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir di Piala Dunia. Sebaliknya, New Zealand belum juga mampu memutus tren tanpa kemenangan mereka yang kini mencapai sembilan pertandingan di ajang tersebut.
Analisis Pertandingan
Belgia sempat dibuat frustrasi oleh pertahanan rapat New Zealand selama hampir setengah jam. Namun perbedaan kualitas individu akhirnya berbicara.
Saat Trossard memecah kebuntuan, permainan New Zealand langsung kehilangan keseimbangan dan Belgia semakin leluasa mengontrol pertandingan.
Masuknya Lukaku juga menunjukkan kedalaman skuad Belgia masih menjadi salah satu kekuatan utama mereka.
Belgia layak diperhitungkan sebagai salah satu tim yang mampu melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

