Site icon Gila Bola

Jepang Bangkit Dua Kali, Tahan Belanda 2-2 di Laga Pembuka Grup F Piala Dunia 2026

Hasil Belanda vs Jepang - Piala Dunia 2026

Jepang menunjukkan mentalitas yang tidak mudah runtuh saat menghadapi Belanda pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026. Dua kali tertinggal, dua kali pula tim asuhan Hajime Moriyasu mampu bangkit hingga akhirnya memaksakan hasil imbang 2-2 di Dallas Stadium, Senin WIB.

Belanda sebenarnya sudah berada di jalur yang tepat untuk mengawali turnamen dengan kemenangan. Namun gol Daichi Kamada pada menit ke-88 membuat tiga poin yang sudah di depan mata akhirnya lepas dari genggaman tim asuhan Ronald Koeman.

Babak pertama berjalan cukup ketat.

Belanda sempat memberikan ancaman cepat ketika Donyell Malen memaksa Zion Suzuki melakukan penyelamatan pada menit ketiga. Kiper Jepang itu berhasil menepis bola keluar lapangan dan menggagalkan peluang awal De Oranje.

Setelah momen tersebut, Jepang lebih banyak menguasai bola. Meski demikian, kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih di sepertiga akhir lapangan.

Menjelang turun minum, Jepang hampir mencuri keunggulan. Keito Nakamura menerima umpan silang Ritsu Doan, tetapi penyelesaiannya masih melebar dari gawang Bart Verbruggen. Tak lama berselang, Ayase Ueda juga gagal memaksimalkan peluang setelah sepakannya hanya mengenai sisi luar jaring.

Van Dijk Pecah Kebuntuan, Jepang Langsung Membalas

Kebuntuan akhirnya pecah enam menit setelah jeda.

Berawal dari situasi bola mati, Frenkie de Jong mengalirkan bola kepada Ryan Gravenberch yang mengirim umpan silang akurat ke kotak penalti. Virgil van Dijk menyambutnya dengan sundulan terarah yang membawa Belanda unggul 1-0 pada menit ke-51.

Keunggulan itu ternyata tidak bertahan lama.

Enam menit kemudian, Takefusa Kubo menusuk dari sisi lapangan dan mengirim umpan tarik ke area berbahaya. Nakamura yang berdiri bebas mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan yang berubah arah dan masuk ke pojok bawah gawang Belanda.

Skor berubah menjadi 1-1.

Summerville Sempat Bikin Belanda Tersenyum

Belanda kembali memimpin pada menit ke-64.

Crysencio Summerville menunjukkan kualitas individunya lewat sepakan kaki kiri melengkung dari dalam kotak penalti. Bola meluncur melewati jangkauan Suzuki dan membawa Belanda kembali unggul 2-1.

Jepang kembali berada dalam posisi tertekan.

Kubo sempat mencoba peruntungannya lewat tembakan jarak jauh, tetapi bola melambung di atas mistar. Waktu terus berjalan dan Belanda terlihat semakin dekat dengan kemenangan.

Namun Jepang belum selesai.

Pada menit ke-88, pemain pengganti Koki Ogawa melepaskan sundulan keras ke arah gawang. Bola kemudian mengenai kepala Daichi Kamada yang tanpa sengaja mengubah arah laju bola. Verbruggen tidak mampu bereaksi dan Jepang kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Gol tersebut sekaligus menjadi penutup drama empat gol yang tersaji di Dallas.

Belanda harus puas membawa pulang satu poin meski sempat dua kali memimpin pertandingan, sedangkan Jepang layak mendapat apresiasi karena terus menemukan jalan untuk bangkit hingga peluit akhir berbunyi.

Analisis Gilabola.com

Hasil ini terasa lebih menguntungkan bagi Jepang dibanding Belanda. Bukan hanya karena mereka dua kali tertinggal, tetapi juga karena kemampuan skuad Hajime Moriyasu menjaga ketenangan saat situasi tidak berpihak kepada mereka.

Belanda memiliki kualitas untuk mengontrol pertandingan setelah unggul, namun gagal mengunci momentum pada fase-fase penting.

Sebaliknya, Jepang memperlihatkan karakter yang sering membuat mereka merepotkan tim-tim besar di turnamen internasional.

Dengan mentalitas seperti ini, Jepang berpeluang menjadi salah satu tim yang sulit dikalahkan di Grup F.

Exit mobile version