Kapten Swedia Puji Penerapan VAR di Piala Dunia 2018

Andreas Granqvist mencetak gol tunggal kemenangan Swedia 1-0 atas Korea Selatan pada laga Grup F, Senin (18/6) malam.
Andreas Granqvist mencetak gol tunggal kemenangan Swedia 1-0 atas Korea Selatan pada laga Grup F, Senin (18/6) malam.

Gilabola.com – Kapten Andreas Granqvist memuji penerapan VAR kala Swedia meraih kemenangan tipis 1-0 atas Korea Selatan pada laga Grup F Piala Dunia 2018, Senin (18/06) malam WIB kemarin.

Andreas Granqvist itu mencetak satu-satunya gol Swedia dari titik putih di babak kedua. Awalnya wasit Jose Aguilar memutuskan bahwa Kim Min-woo tidak melakukan pelanggaran di kotak terlarang karena lebih dulu memenangi bola.

Akan tetapi tayangan VAR memperlihatkan Kim menjegal Victor Claesson sehingga diputuskan penalti dan mampu dieksekusi dengan baik oleh Granqvist, setelah penalti itu tertunda beberapa menit.

Ia pun mengaku lega sistem yang kontroversial itu mampu memberikan keputusan yang benar dan menguntungkan Swedia.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Kami merasa ada insiden (penalti serupa) di babak pertama pada Ola Toivonen, tapi wasit tidak memberikan penalti dan itu keputusan yang tepat,” ujar Andreas Granqvist pada konferensi pers.

“Butuh waktu cukup lama dengan VAR tapi kami puas dengan apa yang terjadi hari ini.”

“Secara mental Anda harus fokus (kala melakukan tendangan penalti) tapi saya tenang dan menunggu kiper (lawan bergerak). Saya mencoba mencetak gol ke sudut gawang.”

Sebetulnya Swedia berkesempatan memperbesar kedudukan andai Marcus Berg mampu memanfaatkan dua peluang emas di babak pertama.

Sang kapten pun yakin andai Berg mampu mencetak gol lebih dulu maka Korea Selatan tidak akan banyak berkutik, seperti yang dilakukan kala menyingkirkan Italia.

“Rasanya indah untuk bisa menang di turnamen Piala Dunia. Kami sadar betapa pentingnya laga ini setelah melihat Meksiko mengalahkan Jerman, dengan membuat grup kian sulit,” tambah Granqvist.

“Kami menunjukkan sikap sempurna, seperti yang kami tunjukkan di pertandingan play-off. Kami mampu memulai babak pertama lebih baik lagi tapi kemudian mampu menciptakan tiga atau empat peluang emas.”

“Kami seharusnya bisa menjaringkan bola dua kali ke gawang (Korea Selatan). Kami mendapatkan penalti dan kami harus berjuang hingga akhir.”