Kroasia Disambut Layaknya Juara Piala Dunia

Tim nasional Kroasia disambut dengan gembira di jalanan kota Zagreb walau gagal membawa pulang trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.
Berita Terkini - Tim nasional Kroasia disambut dengan gembira di jalanan kota Zagreb walau gagal membawa pulang trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Gilabola.com – Tim nasional Kroasia disambut dengan gembira di jalanan kota Zagreb walau gagal membawa pulang trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Skuad asuhan Zlatko Dalic ini menjadi kuda hitam di Rusia, mengalahkan Argentina tiga gol tanpa balas di fase penyisihan grup dan keluar sebagai juara Grup D tanpa satu kali pun terkalahkan.

Di fase gugur Kroasia tampak kesulitan, harus tiga kali melakoni laga hingga 120 menit, dengan dua di antaranya diselesaikan melalui adu penalti. Satu-satunya yang selesai tanpa adu penalti adalah kala meladeni Inggris di babak semifinal.

Meskipun The Blazers akhirnya takluk 4-2 di tangan Prancis pada babak final, publik negeri itu melihat mereka sebagai kekuatan baru di dunia.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Padahal Dalic baru ditunjuk sebagai pelatih pada Oktober tahun lalu, menggantikan Ante Cacic yang dipecat dengan sisa satu laga kualifikasi, sehingga membuat tim berjulukan Vetreni ini diragukan bisa tampil trengginas di Rusia.

Meski demikian, kesuksesan masuk ke fase puncak ini menjadi sebuah pencapaian yang luar biasa, melebihi pencapaian di Piala Dunia 1998. Waktu itu Miroslav Blazevic menuntun Dario Simic, Igor Tudor, Zvonimir Boban, Davor Suker, Robert Prosinecki dan kawan-kawan lolos ke babak semi final.

Tidak heran jika kedatangan anak asuh Zlatko Dalic di kota Zagreb disambut gembira oleh masyarakat Kroasia.

Malah menurut pihak kepolisian, diperkirakan ada 550.000 orang atau sekitar 10 persen dari total penduduk Kroasia, memadati jalan-jalan di ibukota demi menyambut tim kebanggaannya.

Perjalanan dari bandara sampai ke pusat kota Zagreb biasanya memakan waktu 30 menit tapi timnas Kroasia menghabiskan lebih dari empat jam demi menerima sambutan masyarakat.

Bagi masyarakat di Eropa Timur ini, kesuksesan masuk ke babak final sudah menjadi pencapaian yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.