Marco van Basten Tertawakan Aksi Fenomenal Neymar di Piala Dunia 2018

Neymar Diving, Piala Dunia 2018

Berita Terbaru – Aksi fenomenal guling-guling yang dilakukan bintang Brasil, Neymar, membuat orang tertawa kata mantan striker Belanda Marco van Basten.

Berbicara dalam perannya sebagai FIFA Chief Officer For Development, Van Basten mengatakan bintang Brasil perlu melihat dirinya sendiri saat melakukan aksi guling-guling di lapangan tersebut.

“Ini bukan sikap yang baik secara umum. Anda harus berusaha melakukan yang terbaik dan menjadi olahragawan dan jika Anda berakting terlalu banyak, itu tidak akan membantu,” katanya kepada wartawan. “Itu adalah titik di mana saya pikir dia harus secara pribadi memahami situasinya.”

Dia menambahkan: “Selalu menyenangkan jika kita melihat ada humor dalam pertandingan dan dia membuat orang tertawa, itu positif.”

Neymar, tetap menjadi pemain paling serig dilanggar di turnamen Piala Dunia 2018, tidak diragukan lagi ia adalah korban dari beberapa tekel yang berat, tetapi aksi divingnya teah membuatnya menjadi sosok ejekan, terutama di Eropa.

BACA:  Gelandang Barcelona Rafinha Kembali ke Timnas Brasil Setelah Absen 3 Tahun

Namun, Carlos Alberto Parreira, ketua kelompok studi teknis FIFA di Piala Dunia mengatakan, Neymar sering berada di posisi yang salah saat terjadi perlakuan kasar terhadap dirinya.

“Dia sering dijatuhkan, dia menerima banyak pelanggaran, kadang-kadang tidak sengaja. Dia menarik publisitas karena aksi semacam ini tetapi bagi kami [Brasil] dia masih pemain yang membuat perbedaan,” kata Parreira, yang melatih Brasil di Piala Dunia 1994 dan 2006.

Perjalanan Timnas Brasil dalam pengejaran gelar juara keenam berakhir ketika mereka kalah 2-1 dari Belgia di babak perempatfinal Piala DUnia 2018.

Sementara itu, Marco Van Basten menepis kritik atas pertemuannya pekan lalu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan dia hanya membahas olahraga dan tidak mengungkit soal jatuhnya pesawat yang menewaskan 196 orang warga Belanda.

BACA:  Gelandang Barcelona Rafinha Kembali ke Timnas Brasil Setelah Absen 3 Tahun

Tekanan diterima pemerintah Rusia dari Belanda sejak mengumumkan pada Mei bahwa Rusia secara hukum bertanggung jawab atas perannya dalam serangan rudal pada bulan Juli 2014 yang menjatuhkan Malaysia Airlines MH17 di sebelah timur Ukraina, yang menewaskan 298 orang.

Van Basten mengatakan dia hanya di Kremlin Jumat lalu untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan Piala Dunia dengan delegasi dari badan sepakbola. Digelar oleh pihak Kremlin sebagai “pertemuan dengan legenda sepak bola,” kelompok itu berpose untuk berfoto bersama Presiden Vladimir Putin dan mengadakan diskusi meja bundar yang membahas suksesnya gelaran Piala Dunia Rusia.

“Kami hanya berbicara tentang sepak bola dan tentang turnamen,” kata Van Basten kepada The Associated Press pada hari Kamis. “Saya sadar akan fakta bahwa banyak keluarga di Belanda sedih, mereka ingin tahu apa yang terjadi dengan pesawat naas tersebut. Tapi ini masalah lain. Saya hanya diminta datang ke sana dan ngobrol tentang sepakbola.”

BACA:  Gelandang Barcelona Rafinha Kembali ke Timnas Brasil Setelah Absen 3 Tahun

Jerry Skinner, seorang pengacara yang mewakili keluarga korban, seperti dikutip awal pekan ini bahwa Van Basten seharusnya memberitahu Putin untuk bertanggung jawab atas penembakan pesawat MH17 itu.