Selandia Baru sempat membuat kejutan ketika unggul lebih dulu atas Mesir. Namun keunggulan itu tidak bertahan hingga akhir pertandingan.
Mohamed Salah muncul sebagai pembeda saat Mesir membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan 3-1 di BC Place, Vancouver.
Mesir sebenarnya tampil dominan sejak menit-menit awal. Tim berjuluk Pharaohs lebih banyak menguasai bola dan terus menekan pertahanan Selandia Baru, tetapi justru lawannya yang lebih dulu mencetak gol.
Finn Surman Buka Keunggulan Selandia Baru
Gol pertama pertandingan lahir pada menit ke-15.
Berawal dari sepak pojok, Finn Surman berhasil memaksimalkan peluang untuk membawa Selandia Baru unggul 1-0. Tim Payne tercatat sebagai pemberi assist dalam proses gol tersebut.
Gol itu membuat Mesir harus bekerja lebih keras. Mereka terus menekan melalui Mohamed Salah, Omar Marmoush, dan Mostafa Zico, tetapi sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Mesir bahkan kehilangan Hamdi Fathy pada menit ke-41 akibat cedera dan harus menggantinya dengan Ramy Rabia.
Hingga turun minum, Selandia Baru masih mempertahankan keunggulan 1-0.
Mesir Menggila Setelah Jeda
Babak kedua berjalan dengan arah berbeda.
Mesir langsung menekan sejak peluit dimulai kembali. Salah hampir mencetak gol pada menit ke-46, tetapi Max Crocombe melakukan penyelamatan penting.
Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-58.
Mohamed Hany mengirim umpan yang diselesaikan Mostafa Zico dari dalam kotak penalti untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol tersebut membuat permainan Selandia Baru mulai goyah.
Hanya sembilan menit berselang, Mesir berbalik memimpin.
Mostafa Zico kembali berperan penting dengan memberikan assist kepada Mohamed Salah. Bintang Mesir itu sukses menuntaskan peluang dari dalam area penalti untuk membawa timnya unggul 2-1 pada menit ke-67.
Bagi Salah, itu menjadi gol pertamanya di Piala Dunia 2026.
Trezeguet Kunci Kemenangan
Meski sudah unggul, Mesir tidak mengendurkan serangan.
Pergantian pemain yang dilakukan pelatih terbukti efektif. Trezeguet yang masuk pada menit ke-76 langsung memberi dampak.
Pada menit ke-82, Mohamed Salah kembali menunjukkan kualitasnya. Umpan yang dikirimkannya berhasil dimanfaatkan Trezeguet menjadi gol ketiga Mesir dalam pertandingan ini.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 3-1 dan praktis mematahkan perlawanan Selandia Baru.
Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Mesir menutup laga dengan kemenangan setelah mencetak tiga gol balasan usai sempat tertinggal lebih dulu.
Mesir pantas memenangkan pertandingan ini.
Mereka tampil lebih agresif hampir sepanjang laga dan terus menekan meski sempat tertinggal.
Selandia Baru bertahan cukup disiplin selama satu jam pertama, tetapi kesulitan keluar dari tekanan ketika Mesir meningkatkan tempo permainan.
Mohamed Salah menjadi sosok paling menentukan.
Bukan hanya mencetak gol, ia juga menyumbang dua assist yang membuat seluruh gol Mesir lahir dari keterlibatannya secara langsung.
Ketika laga memasuki fase krusial, kualitas individu Salah menjadi pembeda yang tidak mampu diimbangi Selandia Baru.

