Neymar: Saya Mau Main Bola, Bukan Buat Ditendang!

Piala Dunia 2018, Neymar, Timnas Brasil
Berita Bola - Neymar akhirnya tak tahan juga terus-terusan di cap tukang diving meski Piala Dunia 2018 sudah usai. Sang bintang PSG bahkan mulai berani memberikan balasan sengit pada semua pengkritiknya.

Berita Terbaru – Neymar akhirnya tak tahan juga terus-terusan di cap tukang diving meski Piala Dunia 2018 sudah usai. Sang bintang PSG bahkan mulai berani memberikan balasan sengit pada semua pengkritiknya.

Harus diakui jika ajang Piala Dunia 2018 jadi momen yang tak akan terlupakan bagi Neymar Jr. Gagal membawa Timnas Brasil melaju sampai final, bintang Paris Saint-Germain (PSG) juga sekalian menerima hujatan akibat aksi mudah kelojotan yang kerap ia perlihatkan.

Timnas Brasil sendiri hanya mampu melaju hingga perempat final Piala Dunia 2018 saja. Belgia jadi pemutus mimpi indah mereka dengan kekalahan 1-2. Selecao sendiri sudah dituntut lebih baik lagi setelah hanya finis sebagai peringkat keempat Piala Dunia 2014 dahulu kala.

Neymar lantas jadi sasaran kecaman dan dianggap sebagai salah satu pihak yang harus bertanggung jawab di balik keterpurukan Brasil. Neymar juga kerap memperlihatkan kebiasaan buruk dalam beberapa laga Piala Dunia 2018 yang bahkan belum mereda kritiknya hingga saat ini.

Advertisement

Hobinya dalam melakukan diving jadi sorotan utama. Saat terkena pelanggaran pun, Neymar selalu menunjukkan reaksi yang berlebihan, hingga berguling-guling kelojotan heboh sendiri bagai telah mendapat pelanggaran keras. Karuan aksinya itu mendapat hujatan dari publik hingga banyak dibikin meme level biasa hingga level koplak ngakak guling-guling.

“Semua kritik untuk saya sudah sangat berlebihan. Semua orang lebih cepat mengkritik yang dilanggar dibandingkan yang melakukan pelanggaran dilapangan. Saya ini pergi main bola ke Piala Dunia untuk bermain, untuk mengalahkan lawan, bukan untuk ditendang!” ujar Neymar kepada AFP, dilansir NDTV Sports.

“Saya selalu harus menggunakan es untuk kompres kaki saya untuk empat sampai lima jam lamanya. Tidak mudah menjadi saya, kalian tidak akan pernah bisa mengerti betapa sulitnya jika belum pernah merasakan.”

“Kritik saya sudah terlalu dibesar-besarkan, tapi saya tetap saja orang hebat, saya terbiasa berurusan dengan hal seperti ini ya. Saya tidak bisa jadi wasit dan bermain pada saat yang sama, tapi ada saatnya saya berharap bisa,” lanjutnya lagi.

Makin marah, ia juga sekalian merespok kabar dilaporkan akan meninggalkan PSG. Real Madrid lagi-lagi disebut-sebut bakal jadi tujuan utama sang mantan rekan Lionel Messi. Neymar dianggap sebagai sosok yang tepat untuk gantikan peran Cristiano Ronaldo.

“Semuanya yang muncul dengan kisah-kisah ini kenapa seperti tahu lebih banyak tentang kehidupan saya daripada saya sendiri? Saya tidak akan mau menanggapi pertanyaan seperti ini karena tidak ada yang terjadi,” pungkas Neymar dengan kesal.

Ikuti perkembangan berita seputar sepak bola hanya di Gilabola.com