Paulo Bento Dipecat Meski Uni Emirat Arab Menang Lawan Korut di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Gilabola.com – Asosiasi Sepak Bola Uni Emirat Arab (UAEFA) resmi memecat Paulo Bento dari posisi pelatih tim nasional, meskipun tim masih memiliki peluang lolos langsung ke Piala Dunia 2026.

Keputusan mengejutkan ini diumumkan pada hari Rabu (20/3), hanya sehari setelah UAE menang dramatis 2-1 atas Korea Utara dalam kualifikasi Piala Dunia 2026.

“Asosiasi Sepak Bola UEA telah memutuskan untuk memberhentikan pelatih kepala tim nasional, Paulo Bento, beserta staf kepelatihannya,” tulis pernyataan resmi federasi.

UAEFA juga menambahkan bahwa pengganti Bento akan segera diumumkan untuk memimpin tim dalam sisa pertandingan kualifikasi melawan Uzbekistan (5 Juni) dan Kirgistan (10 Juni).

Kemenangan atas Uzbekistan akan membuka kembali peluang UAE untuk lolos otomatis ke Piala Dunia 2026. Saat ini, mereka tertinggal empat poin dari Uzbekistan, yang sedang mengejar tiket ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Performa Buruk dan Kritik Pedas untuk Bento

Paulo Bento, yang diangkat sebagai pelatih pada Juli 2023, menghadapi berbagai kritik karena hasil yang tidak konsisten selama kualifikasi.

  • Kekalahan 0-2 dari Iran di Tehran pekan lalu semakin memperburuk situasinya.
  • Kemenangan dramatis atas Korea Utara di menit ke-98 pada Selasa lalu juga dianggap sebagai tanda ketidakkonsistenan tim di bawah kepemimpinannya.

Hasil ini membuat UAE tertahan di posisi ketiga Grup A dengan 13 poin, sementara Iran telah memastikan lolos lebih dulu sebagai pemuncak klasemen.

Hanya dua tim teratas yang akan lolos otomatis ke Piala Dunia 2026, sementara peringkat ketiga dan keempat masih harus menjalani babak kualifikasi tambahan.

Siapa Pengganti Bento?

Pengganti Paulo Bento masih belum diumumkan, tetapi pelatih baru akan menghadapi tantangan berat dalam dua laga tersisa. Jika UAE gagal masuk dua besar, mereka harus berjuang melalui babak play-off yang lebih sulit.

Bento sendiri memiliki pengalaman panjang melatih tim nasional, termasuk Portugal (2010-2014) dan Korea Selatan (2018-2022), tetapi gagal membawa UAE tampil dominan di kualifikasi kali ini.