Site icon Gilabola.com

Pemain Liverpool Moncer Bersama Tim Nasional, Pemain Barca Dibully Fansnya Sendiri

Raphinha pemain Timnas Brasil

Gilabola.com – Alexis Mac Allister dan Luis Diaz menjalani malam yang tak terlupakan di ajang kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan. Kedua pemain Liverpool tersebut mencetak gol untuk Argentina dan Kolombia dalam pertandingan terakhir jeda internasional Maret ini.

Argentina merayakan kelolosan mereka ke Piala Dunia tahun depan dengan kemenangan telak 4-1 atas rival bebuyutan, Brasil. Mac Allister mencetak gol ketiga bagi timnya yang membuat skor menjadi 3-1 sebelum ditarik keluar pada menit ke-76, tak lama setelah Argentina memperbesar keunggulan mereka.

Para pemain Argentina mengakui bahwa komentar kontroversial dari pemain Brasil, Raphinha, telah memotivasi mereka untuk tampil lebih ganas di lapangan. Sebelum pertandingan, bintang Barcelona itu sempat sesumbar kepada legenda Brasil, Romario, dengan mengatakan:

“Kami akan mengalahkan mereka di dalam dan di luar lapangan jika perlu. Aku akan mencetak gol. Mereka pasti takut! Di Argentina, kamu harus memukul mereka, itu menyakitkan!”

Namun, pernyataan tersebut justru menjadi bumerang. Suporter Argentina mengejek Raphinha dengan meneriakkan “Masukkan Raphinha!” di akhir pertandingan, sementara beberapa pemain Argentina juga ikut menyindirnya setelah peluit akhir berbunyi. Dalam laga itu, Raphinha juga sempat bersitegang dengan sejumlah pemain Argentina usai melakukan tekel keras di babak pertama.

Sementara itu, kapten Brasil, Marquinhos, meminta maaf kepada para suporter usai penampilan “memalukan” timnya dalam laga tersebut.

Di pertandingan lain, Luis Diaz tampil gemilang bersama Kolombia saat mereka bermain imbang 2-2 melawan Paraguay. Bintang Liverpool itu mencetak gol pembuka hanya dalam 40 detik, menjadikannya gol tercepat dalam sejarah kualifikasi Piala Dunia Kolombia.

Harian olahraga AS Diario menyebut gol indahnya ke pojok atas gawang sebagai sebuah ‘sentuhan kejeniusan’. Kini, Diaz telah mengoleksi enam gol di kualifikasi Piala Dunia, termasuk dua gol dalam laga internasional bulan Maret ini. Performa impresifnya di tim nasional ini cukup kontras dengan performanya di Liverpool, di mana ia hanya mencetak satu gol dalam 18 laga terakhirnya.

Namun, Kolombia harus bermain tanpa Diaz dalam pertandingan pertama mereka di jeda internasional bulan Juni melawan Peru, karena ia harus menjalani larangan bermain satu pertandingan akibat kartu kuning yang diterimanya di laga melawan Paraguay.

ESPN mengomentari penampilan Diaz: “Pemain terbaik Kolombia, dia membuka skor dengan gol kaki kanan yang menakjubkan di dalam kotak penalti dan memberikan assist untuk gol kedua Jhon Duran. Lucho juga sempat kehilangan kendali emosinya setelah Paraguay menyamakan kedudukan, tetapi ia terus menjadi ancaman bagi lini belakang lawan.”

Liverpool kini berharap Diaz dapat membawa kepercayaan diri tersebut kembali ke Anfield dan menerjemahkannya ke dalam performa di sisa musim Premier League.

Sementara itu, Darwin Nunez juga bermain untuk Uruguay pada Selasa malam, tetapi memulai laga dari bangku cadangan saat timnya ditahan imbang 0-0 oleh Bolivia. Nunez masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, menjadi salah satu dari tujuh perubahan yang dilakukan Marcelo Bielsa setelah kekalahan Uruguay dari Argentina pekan lalu.

Mohamed Salah dan Wataru Endo juga tampil bersama tim nasional mereka pada hari yang sama. Salah bermain penuh 90 menit saat Mesir mengalahkan Sierra Leone 1-0, sedangkan Endo bermain selama 74 menit dalam hasil imbang 0-0 antara Jepang dan Arab Saudi.

Exit mobile version