Pemain Swedia Kena Hinaan Rasis, Federasi Lapor Polisi

Seluruh tim nasional Swedia di Piala Dunia 2018 berdiri di belakang Jimmy Durmaz yang mendapatkan cemoohan bernada rasis di media sosial.
Berita Terkini - Seluruh tim nasional Swedia di Piala Dunia 2018 berdiri di belakang Jimmy Durmaz yang mendapatkan cemoohan bernada rasis di media sosial.

Gilabola.com – Seluruh tim nasional Swedia di Piala Dunia 2018 berdiri di belakang Jimmy Durmaz yang mendapatkan cemoohan bernada rasis di media sosial.

Aksi pemain sayap Swdia itu berujung keuntungan terhadap Jerman dengan tendangan bebas yang membuat Toni Kroos membobol gawang Swedia di menit-menit terakhir sehingga Swedia kalah 2-1, Minggu kemarin.

Pesepak bola berusia 29 tahun itu pun menjadi target serangan bernada rasis, namun kini  seluruh skuad Swedia mendukung Durmaz.

Jimmny Durmaz lahir di Swedia dari orang tua bersuku Asyria, yang secara tradisional bermukim di Suriah Utara dan Irak Utara.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Saya seorang pesepak bola di level tertinggi jadi saya selalu dengan senang hati menerima kritik atas apa yang saya lakukan di atas lapangan,” aku Durmaz. “Itu bagian dari pekerjaan dan saya selalu siap menerimanya. Namun ada batasan-batasan tertentu dan batasan itu terlewati kemarin.”

“Yang lebih parahnya lagi, ketika mereka menyebut keluarga dan anak-anak saya, dan mengancam mereka. Monster macam apa yang melakukan hal seperti itu [terhadap anak-anak]?”

“Saya orang Swedia dan bangga membela tim nasional Swedia. Itu hal paling mulia yang bisa Anda lakukan sebagai seorang pesepak bola. Saya tidak akan membiarkan rasisme menghancurkan kebanggaan saya. Kita semua harus berdiri melawan rasisme.”

“Di saat yang sama saya ingin berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung dan menunjukkan kasih sayangnya. Itu berarti banyak. Tolong, terus dukung Swedia. Kami membutuhkan Anda.”

Cemoohan bernada rasisme ini membuat sekretaris jenderal dari Federasi Sepak Bola Swedia, Hakan Sjostrand, melapor ke pihak kepolisian.

“Beberapa keluhan telah dibuat oleh federasi sebagai penggugat sehingga Jimmy bisa berkonsentrasi atas apa yang ia lakukan, yaitu bermain sepak bola. Namun Durmaz sepenuhnya berada di belakang [mendukung] tuntutan ini,” kata Sjostrand.

“Kami tidak bisa mentoleransi seorang pemain jadi obyek ancaman dan hinaan. Sangat tidak nyaman dan mengecewakan melihat ancaman yang diberikan kepada Jimmy Durmaz. Sepenuhnya tidak bisa diterima.”