Peter Crouch Beri Saran Perbaikan Pada Raheem Sterling

Kasihan lihat Raheem Sterling terus kebanjiran kecaman di Piala Dunia 2018, Peter Crouch lantas berbaik hati berikan saran apa yang harus ia perbaiki. Ia memang masih bisa melihat hal baik dari Sterling.
Berita Terkini - Kasihan lihat Raheem Sterling terus kebanjiran kecaman di Piala Dunia 2018, Peter Crouch lantas berbaik hati berikan saran apa yang harus ia perbaiki. Ia memang masih bisa melihat hal baik dari Sterling.

Gilabola.com – Kasihan lihat Raheem Sterling terus kebanjiran kecaman di Piala Dunia 2018, Peter Crouch lantas berbaik hati berikan saran apa yang harus ia perbaiki. Ia memang masih bisa melihat hal baik dari Sterling.

Harus diakui jika penampilan Raheem Sterling saat Timnas Inggris menghadapi Timnas Swedia di perempat final Piala Dunia 2018, Sabtu (7/7) kemarin tak begitu bagus hingga membuatnya terus dikritik. Mantan striker Inggris, Peter Crouch, tetap bijak dan pilih memberikan sedikit saran untuk memperbaiki kesalahan Sterling.

Skuad polesan Gareth Southgate sendiri sukses lolos lubang jarum ke semifinal usai mengalahkan Swedia dengan skor 2-0. Dua gol mereka diciptakan oleh Harry Maguire di menit ke-30 dan Dele Alli pada pertengahan babak kedua pertemuan tersebut.

Penampilan Raheem Sterling sendiri tak bisa lolos dari kecaman karena performanya di laga tersebut dinilai tak impresip. Sterling terlihat sempat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Swedia, namun malah gagal mengkonversi peluang itu menjadi gol hingga membuat geram suporter mereka.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Crouch sendiri tak mau terpancing ikutan kritik dan tetap masih bisa melihat hal yang positif dari performa Sterling. “Satu hal yang membuat saya sangat terkesan dengan Raheem Sterling musim lalu adalah keinginannya untuk terus maju di setiap saat,” bela Peter Crouch dalam sebuah kolom khusus di Daily Mail.

“Dia (Raheem Sterling) sanggup mencetak gol saat melawan Stoke ketika Manchester City mengalahkan kami skor 7-2 di Etihad bulan Oktober. Dengan hanya sentuhan sederhana saja setelah dia sukses menerobos masuk ke area penalti untuk memberikan bantuan,” lanjutnya.

“Semua ini hanya masalah menenangkan diri saja di situasi penuh tekanan seperti itu. Dia akan mendapatkan lebih banyak lagi karena caranya membongkar garis pertahanan dengan kecepatannya bagus. Yang saya lakukan jika berhadapan satu lawan satu adalah dengan memilih titik dan mencoba untuk mengeksekusinya sebaik mungkin. Yang paling penting, jangan sampai pikiran terpecah dua saja,” pungkasnya dengan baik hati.