Piala Dunia Semakin Dekat, Neymar Semakin Takut

Neymar, PSG, Real Madrid

Gilabola.com – Jelang dimulainya Piala Dunia 2018 di Rusia, bintang tim nasional Brasil, Neymar, merasa ketakutan.

Pemain sayap itu sedang dalam proses penyembuhan cedera yang mengharuskannya naik ke meja operasi karena tulang metatarsal kakinya retak pada Februari silam.

Keraguan Neymar bisa sembuh total kala Piala Dunia dimulai pun mulai muncul, dengan Brasil akan bersua Swiss, Kosta Rika dan Serbia pada penyisihan Grup E.

Walau demikian Tite memasukannya ke skuad untuk Piala Dunia nanti dan diyakini akan tampil di laga persahabatan versus Kroasia di Anfield, 3 Juni nanti.

BACA:  Neymar Mulai Diidolakan Pemain Muda Borussia Dortmund

“Kami telah melakukan pemeriksaan terkini pada Neymar dan proses penyembuhannya baik-baik saja,” ujar doktor tim, Rodrigo Lasmar.

“Pekan depan ia akan bisa mulai berlatih bersama skuad. Ini perkembangan signifikan dan pekan depan diharapkan sudah bisa berlatih menggunakan bola.”

“Tujuannya adalah agar Neymar bisa bugar sepenuhnya bersama Tite pada fase terakhir, sehingga ia bisa melakoni laga persahabatan pertamanya.”

Akan tetapi ternyata mantan pemain FC Barcelona dan Santos FC ini merasa takut dengan beban berat yang harus dipikulnya pada Piala Dunia nanti.

“Ini periode sulit. Salah satu waktu tersulit yang pernah saya hadapi,” ujar Neymar pada Jornal Nacional. “Saya tahu semua orang gugup, tapi tidak ada yang lebih gugup dibandingkan saya yang kembali [ke skuad] dan tidak ada yang lebih ketakutan dibanding saya.”

BACA:  Neymar Mulai Diidolakan Pemain Muda Borussia Dortmund

Pemain Paris Saint-Germain ini pun menyebut proses penyembuhan yang dilakukan di negara asalnya sedikit memberikan ketenangan. Namun ia tetap merasa khawatir dengan performa Brasil di Rusia nanti, setelah gagal sebagai tuan rumah di Piala Dunia 2014.

“Semua orang selalu memberikan semangat dan itu menjadi hal yang biasa. Ini membuat saya bahagia dan membantu saya untuk melakoni pekerjaan harian dan menangani stress,” tambahnya. “Jutaan hal berkecamuk di dalam pikiran. Saya takut.”