Prancis vs Belgia: Kevin de Bruyne Tetap Berposisi Gelandang Serang

Menyusul keberhasilan Belgia mengalahkan Brasil di Piala Dunia 2018, Kevin de Bruyne akan tetap diberi posisi gelandang serang untuk pertandingan melawan Prancis, Rabu dinihari.
Berita Terkini - Menyusul keberhasilan Belgia mengalahkan Brasil di Piala Dunia 2018, Kevin de Bruyne akan tetap diberi posisi gelandang serang untuk pertandingan melawan Prancis, Rabu dinihari.

Gilabola.com – Menyusul keberhasilan Belgia mengalahkan Brasil di Piala Dunia 2018, Kevin de Bruyne akan tetap diberi posisi gelandang serang untuk pertandingan melawan Prancis, Rabu dinihari.

Kala itu pelatih Roberto Martinez menduetkan Axel Witsel dan Marouane Fellaini di tengah lapangan sehingga De Bruyne bisa mengemban tugas lebih ke depan.

Sang gelandang Manchester City itu memiliki visi permainan yang luar biasa. Kemampuannya mengirim passing dan membaca permainan membuatnya menjadi favorit penggemar ketika dia beroperasi di sepertiga akhir.

Advertisement
advertisement
advertisement
Loading...

De Bruyne mencetak gol luar biasa saat Setan Merah mengejutkan Brasil 2-1 di Kazan Arena untuk lolos ke babak semifinal hari Rabu melawan Prancis.

Keputusan Martinez menduetkan Fellaini dan Witsel tak terlepas dari kenyataan bahwa mereka sedikit kedodoran saat melawan Jepang pada babak 16 besar, tertinggal lebih dulu dengan dua gol sebelum menyusul dan berbalik menang 3-2.

Penampilan mantan gelandang Wolfsburg itu selama Piala Dunia layak mendapatkan pujian lebih besar, kata Martinez. Bintang Manchester City itu mencetak gol luar biasa ke gawang Brazil sehingga De Rode Dueivels mampu menyingkirkan salah satu favorit juara itu pada babak perempat final dengan skor 2-1.

“Penilaian soal performa Kevin De Bruyne sebelum pertandingan kontra Brasil sedikit tidak adil,” ucap juru taktik berkebangsaan Spanyol ini. “Taktik kami mengharuskan dia bermain sebagai seorang playmaker, seseorang yang bermain jauh lebih ke dalam, seseorang yang membantu membawa bola ke depan dan membuat pemain-pemain lainnya lebih terlibat.”

“Terkadang itu sama sekali tidak atraktif untuk ditonton. Bagi kami dia sama penting saat melawan Panama dan Tunisia, sebagaimana saat melawan Brasil.”

“Bagi saya De Bruyne merupakan playmaker modern. Kita terbiasa melihat playmaker [tradisional] berhenti sejenak. Mereka butuh waktu sedetik dua detik sebelum membuat laga berjalan seperti yang mereka inginkan.”

“Kevin de Bruyne [berbeda], dia playmaker modern dalam arti dia jauh lebih cepat daripada yang bisaย Anda lihat. Level eksekusinya luar biasa. Ketika bermain lebih banyak di sepertiga akhir lapangan, performanya sangat sangat atraktif.”

“Mungkin saat itu lah dia [selayaknya] mendapatkan lebih banyak pengakuan. Kami mengapresiasi setiap peran yang diembannya. Sangat penting untuk mempunyai seorang pemain seperti Kevin yang bisa mengemban peran berbeda-beda.”

“Dia [serbaguna], bermain sebagai nomor enam, nomor delapan dan nomor sembilan palsu, serta bermain melebar. Kecuali untuk kiper, dia bisa bermain dalam posisi apa pun. Itu lah kualitas yang Kevin De Bruyne miliki.”