Site icon Gilabola.com

Prancis vs Maroko: Rekor Deschamps dan Ancaman Singa Atlas di Boston

Prancis vs Maroko - Prempat Final Piala Dunia 2026

Prancis kembali berada di jalur untuk memburu gelar Piala Dunia. Setelah melewati Paraguay dengan susah payah, Les Bleus kini berhadapan dengan Maroko pada babak perempat final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Boston Stadium, Kamis WIB.

Status unggulan memang mengarah kepada tim asuhan Didier Deschamps. Namun Maroko datang bukan sekadar pelengkap. Wakil Afrika itu masih menjaga rekor impresif sejak fase grup dan kembali menjadi salah satu kejutan terbesar di turnamen.

Mbappe Pimpin Lini Depan Prancis

Kemenangan 1-0 atas Paraguay menjadi ujian terberat Prancis sejauh ini. Pertandingan berlangsung keras, tetapi Les Bleus tetap mampu keluar sebagai pemenang berkat penalti Kylian Mbappe pada menit ke-70.

Gol tersebut membuat Mbappe sudah mengoleksi tujuh gol sepanjang Piala Dunia 2026. Catatan itu menyamai Erling Haaland dan hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi dalam persaingan menuju Sepatu Emas.

Bukan hanya produktif mencetak gol, Mbappe juga sudah menyumbang dua assist, menciptakan 12 peluang, serta delapan umpan yang mampu membelah garis pertahanan lawan.

Michael Olise juga menjadi motor serangan Prancis. Pada turnamen debutnya di Piala Dunia, ia sudah mencatatkan 11 dribel sukses, 10 peluang dari permainan terbuka, dan 11 umpan terobosan.

Dengan dukungan Bradley Barcola serta Ousmane Dembele, Prancis kini mengantongi tujuh kemenangan beruntun di laga kompetitif. Dalam 12 pertandingan terakhir, mereka juga belum terkalahkan dengan rincian 11 kemenangan dan satu hasil imbang.

Jika mampu menang lagi, Prancis akan mencapai semifinal Piala Dunia untuk tiga edisi berturut-turut setelah sebelumnya menjadi juara pada 2018 dan finis sebagai runner-up pada 2022.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Maroko Andalkan Hakimi dan Brahim Diaz

Maroko tetap membawa modal yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Atlas Lions belum terkalahkan dalam lima pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, mereka juga pernah mencatatkan pencapaian serupa pada edisi 2022, menjadikan Maroko sebagai satu-satunya tim Afrika yang dua kali melakukannya.

Namun mereka terancam kehilangan Ismael Saibari. Sang gelandang mengalami cedera paha saat kemenangan 3-0 atas Kanada di babak 16 besar setelah sebelumnya selalu mencetak gol pada seluruh pertandingan fase grup.

Jika Saibari belum pulih, harapan besar akan berada di pundak Brahim Diaz dan Achraf Hakimi.

Sejak dimulainya Piala Afrika 2025, Diaz sudah terlibat langsung dalam 10 gol Maroko di semua kompetisi melalui enam gol dan empat assist.

Sementara Hakimi terus menunjukkan perannya dari sektor kanan. Dalam dua edisi Piala Dunia terakhir, ia menjadi bek dengan jumlah peluang terbanyak yang diciptakan, yakni 21 kesempatan. Sebanyak 15 peluang lahir pada Piala Dunia 2026, menjadi rekor baru bagi pemain bertahan asal Afrika sejak data tersebut mulai dicatat pada 1966.

Selain Saibari, pelatih Mohamed Ouahbi juga masih memantau kondisi Chadi Riad yang mengalami cedera lutut.

Prancis Masih Unggul Rekor Pertemuan

Pertemuan semifinal Piala Dunia 2022 menjadi satu-satunya duel resmi kedua negara. Saat itu Prancis menang berkat gol Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani.

Secara keseluruhan kedua tim sudah bertemu enam kali. Prancis belum pernah kalah dengan catatan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.

Meski demikian, Les Bleus tetap memiliki alasan untuk waspada. Tiga dari enam kekalahan Prancis di Piala Dunia pada abad ini justru datang saat menghadapi wakil Afrika.

Di kubu Prancis, kondisi Aurelien Tchouameni masih dipantau setelah mengalami cedera pangkal paha. William Saliba juga belum sepenuhnya bugar akibat masalah punggung yang dialaminya saat melawan Paraguay.

Opini Gilabola.com

Prancis memang pantas menyandang status favorit berkat kualitas skuad dan performa yang lebih stabil sepanjang turnamen.

Namun Maroko sudah berkali-kali membuktikan bahwa mereka mampu mengganggu tim unggulan.

Jika Saibari pulih dan Hakimi kembali tampil dominan dari sisi kanan, laga ini berpotensi berlangsung jauh lebih ketat daripada prediksi banyak orang.

Dapatkan berita dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru hanya di Gilabola.com.
Exit mobile version