Prediksi Grup C Piala Dunia 2018: Perancis, Australia, Peru, Denmark

Perancis diprediksi lolos dari Grup C, dengan pendampingnya salah satu dari Denmark atau Kroasia.
Perancis diprediksi lolos dari Grup C, dengan pendampingnya salah satu dari Denmark atau Kroasia.

Berita Terbaru – Perancis adalah salah satu dari empat favorit juara Piala Dunia 2018. Jadi mereka dijagokan lolos dengan mudah dari Grup C ini. Tapi siapakah pendamping si Ayam Jantan itu?

Perancis bersama dengan Brasil, Jerman, dan Argentina masuk empat teratas favorit terkuat menjadi juara Piala Dunia 2018. Sekarang kita akan melihat peluang tiga tim lainnya.

Perancis 

Baru-baru ini dalam laga melawan juara bertahan Jerman, Perancis dua kali berhasil unggul lebih dulu dengan gerakan dan kecepatan serangan balik yang menghancurkan. Tetapi Le Bleus juga rentan dalam hal konsentrasi, dan ini perlu diperbaiki jika mereka ingin memenangkan trofi juara untuk kedua kalinya.

Les Bleus kalah pada final Piala Dunia 2006 di tangan Italia melalui adu penalti; kalah dari Jerman di perempat final Piala Dunia 2014, dan tidak bisa menahan beban sebagai favorit pada final Euro 2016 di kandang melawan Portugal. Sudah waktunya bagi Perancis untuk menjadi juara dengan modal skuad pemain muda dan penuh semangat.

Pemain kunci: Raphael Varane (Real Madrid). Bek tengah yang berhasil memenangkan Liga Champions sebanyak tiga kali ini memiliki tugas sulit untuk mengkoordinasikan lini pertahanan yang rentan.

Advertisement

Pelatih: Didier Deschamps. Ia berhasil mengubah Perancis menjadi tim yang sangat kompetitif tetapi belum berhasil mempersembahkan trofi. Mencapai semifinal Piala Dunia adalah target minimum untuk Deschamps, 49 tahun, mantan gelandang yang menjadi kapten Prancis saat menjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000.

Australia

Negeri Kanguru ini lolos ke Piala Dunia untuk kali keempat berturut-turut, tetapi harus melalui jalan yang lebih panjang setelah gagal mengamankan kelolosan otomatis di zona Asia, kalah selisih gol dari Arab Saudi.

Australia memainkan 22 pertandingan di babak kualifikasi, termasuk playoff Asia melawan Syria dan memuncak dengan kemenangan play-off atas Honduras. Itu membuat mereka menjadi tim terakhir yang lolos pada tahun 2108 ini.

Inti dari skuad muda di Brasil empat tahun lalu tetap membantu negara itu memenangkan gelar Piala Asia pertama pada tahun 2015 dan mengembangkan gaya menyerang yang digembar-gemborkan sebagai cara khas Australia.

Ange Postecoglou berhenti sebagai pelatih seminggu setelah Australia mengamankan tempat mereka di Rusia, dan belum ada penggantinya.

Pemain kunci: Mile Jedinak (Aston Villa). Sementara lebih banyak perhatian tertuju pada Tim Cahill, 37 tahun, Jedinak pulih dari cedera untuk menstabilkan lini tengah dan mencetak hattrick melawan Honduras.

Peru

Chile, Ekuador dan bahkan Paraguay dianggap favorit untuk menduduki tempat kelima Amerika Selatan di Piala Dunia. Pada akhirnya, jatah itu jatuh ke Peru yang hanya kebobolan tujuh gol dalam delapan pertandingan pada tahun 2017.

Sebagian besar pemain utama tim sekarang berada di klub-klub Meksiko; kiper Pedro Gallese, bek Luis Advincula, gelandang Pedro Aquino dan striker Raul Ruidiaz dan Andy Polo.

Pemain kunci: Paolo Guerrero (Flamengo). Kapten berusia 33 tahun itu mencetak enam gol dalam kualifikasi, dan baru saja memenangi banding atas skorsing FIFA.

Pelatih: Ricardo Gareca. Pelatih berusia 59 tahun dari Argentina itu mencetak gol pada tahun 1985 yang menyingkirkan Peru di kualifikasi zona Amerika Selatan. Sejak 2015 ia malah memimpin tim Peru yang sudah lebih terorganisir dan tertata baik untuk partisipasi dalam Piala Dunia pertama mereka sejak 1982.

Denmark

Salah satu tim yang paling cepat berkembang di Eropa. Mereka belum pernah lolos ke turnamen besar sejak Euro 2012, tetapi mereka tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan beruntun sejak kekalahan di babak kualifikasi melawan Polandia dan Montenegro pada Oktober 2016.

Dua hasil menonjol: Kemenangan 4-0 di kandang sendiri atas unggulan teratas Polandia pada September dan kemenangan 5-1 di Irlandia pada leg kedua babak play-off.

Dalam kedua permainan, playmaker Christian Eriksen adalah pencetak gol yang menonjol. Performanya dapat menentukan nasib Denmark di Rusia.

Pemain kunci: Christian Eriksen (Tottenham Hotspur). Masih berusia 18 tahun saat debut Piala Dunia-nya pada tahun 2010, Eriksen dalam performa prima kali ini, mencetak 11 gol dalam delapan pertandingan berbeda selama rangkaian tak terkalahkan Denmark.

Pelatih: Age Hareide. Orang Norwegia berusia 64 tahun ini telah menghabiskan seluruh karirnya di Skandinavia, termasuk satu periode selama lima tahun memimpin negara asalnya.

Prediksi: Perancis akan lolos bersama Denmark.