Prediksi Grup F Piala Dunia 2018: Jerman, Meksiko, Swedia, Korea Selatan

Timnas Jerman dijagokan mempertahankan gelarnya di Piala Dunia 2018
Timnas Jerman dijagokan mempertahankan gelarnya di Piala Dunia 2018

Berita Terbaru – Prediksi Grup F Piala Dunia 2018 yang berisi Jerman, Meksiko, Swedia, dan Korea Selatan. Siapa yang akan mendamping Die Mannschaft ke babak selanjutnya?

Jerman dijagokan lolos dengan mudah ke babak sistem gugur Piala Dunia 2018. Namun masih jadi pertanyaan, siapa yang akan jadi runner-up Grup F?

Jerman

Sang juara bertahan dalam kondisi sempurna untuk mempertahankan gelar mereka, tak terkalahkan dalam semua pertandingan mereka pada tahun 2017. Jerman sudah mengumpulkan satu trofi di Rusia dalam persiapan ke Piala Dunia, memenangkan Piala Konfederasi Juli tahun 2017 dan menggunakan turnamen pemanasan itu untuk menguji pemain baru seperti Lars Stindl.

Kualifikasi Piala Dunia diselesaikan oleh Die Mannschaft dengan 10 kemenangan dari 10 laga dan memecahkan rekor kualifikasi Eropa dengan 43 gol.

Pemain kunci: Toni Kroos (Real Madrid). Pemimpin baru Jerman, Kroos, menjaga arus serangan dari lini tengah, di mana kecerdasan, presisi, dan penguasaannya pada bola menginspirasi rekan-rekan setimnya untuk maju.

Advertisement

Pelatih: Joachim Loew. Ia adalah asisten Jurgen Klinsmann selama Piala Dunia 2006, dan Loew mengambil alih posisi puncak setelah turnamen itu dan membawa Jerman meraih gelar tahun 2014.

Meksiko

Meksiko adalah tamu reguler Piala Dunia, tetapi selalu tampil singkat. Mereka telah bermain dalam enam Piala Dunia terakhir, dan setiap kali tersingkir di babak 16 besar.

Mencapai perempat final kali ini akan terlihat sebagai sebuah sukses. Mereka hanya melakukan itu dua kali – 1970 dan 1986 ketika mereka menjadi tuan rumah.

Meksiko tampil mengesankan empat tahun lalu di Brasil, dan mereka mengesankan pula dalam babak kualifikasi kali ini, lolos dengan tiga pertandingan tersisa di depan Kosta Rika dan Panama. Rival utama mereka, Amerika Serikat, tak ikut serta kali ini.

Pemain kunci: Javier Hernandez (West Ham). Akan berada di lini depan bersama Jesus Corona dan Hirving Lozano.

Pelatih: Juan Carlos Osorio. Ia dikenal karena perencanaannya yang detail dan gaya menyerang cepat, tetapi kesulitan mengendalikan diri. Ia kena skorsing saat Gold Cup dan sempat diusir pada ajang Piala Konfederasi.

Swedia

Swedia baru saja mengejutkan Italia di babak play-off untuk lolos ke putaran final Piala Dunia pertama mereka sejak 2006. Kelolosan itu dirayakan dengan sebuah cuitan tweet diposting oleh pemain terbaik negara itu: “Kami adalah Zweden.” Itu merujuk pada keberhasilan lolos tanpa Zlatan Ibrahimovic.

Striker Manchester United itu menyatakan pensiun dari sepak bola internasional usai Euro tahun lalu, dan ia tergoda untuk kembali setelah Swedia lolos tapi pelatih timnas menolaknya? Tanpa Ibrahimovic, Swedia tampak lebih kompak dan terstruktur dengan baik.

Pemain kunci: Emil Forsberg (Leipzig). Ia berhasil menggantikan Ibrahimovic sebagai inspirasi Swedia di lini depan.

Pelatih: Janne Andersson. Mengambil alih tim setelah Euro 2016 dan telah berhasil membangun kembali tim tanpa Ibrahimovic.

Korea Selatan

Negeri ini sudah tampil dalam semua Piala Dunia sejak tahun 1986. Kali ini lebih mungkin mereka akan berhenti di tahap grup seperti tahun 2014 daripada penampilan mengesankan sampai semi final tahun 2002.

Korea Selatan nyaris gagal lolos kualifikasi, setelah hasil imbang 0-0 melawan sesama rival Uzbekistan pada hari terakhir dari babak grup Asia, namun menjamin tempayt di Rusia setelah Syria gagal mengalahkan Iran.

Skuad ini akan sangat tergantung pada trio pemain Liga Inggris – Son Heung-min, Ki Sung-yeung dan Lee Chung-yong – yang membawa pengalaman berharga dari sepakbola papan atas.

Pemain kunci: Son Heung-min (Tottenham). Pencetak gol terbanyak dari Asia dalam sejarah Liga Inggris.

Pelatih: Shin Tae-yong. Mantan pelatih U23 itu mengambil alih tim usai kekalahan dari Qatar dan China. Hanya pernah melatih di Korea Selatan dan Australia.

Prediksi: Jerman akan lolos bersama Meksiko, bukan Swedia yang mengalami kesulitan saat playoff.