Soal Ban Kapten Pelangi, Hugo Lloris Tegaskan Harus Hormati Aturan di Negara Qatar

Gila Bola – Prancis baru-baru ini menjadi tuan rumah untuk turnamen sepak bola besar yaitu di Euro 2016 dan Hugo Lloris tahu betul apa yang mereka inginkan saat bertindak sebagai tuan rumah atas tamu-tamu mereka yang datang ke negara mereka.

Kiper timnas Prancis Hugo Lloris menegaskan bahwa setiap pihak harus menghormati aturan negara saat kapten juara bertahan itu mengisyaratkan bahwa dia mungkin tidak akan mengenakan ban kapten pelangi tanda LGBTQ+, diberitakan via Daily Mail.

Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 banyak dikritik orang-orang Barat karena aturan di negara tersebut yang menentang LGBTQ+, meski sebenarnya tuan rumah Piala Dunia sebelumnya, Rusia, juga memiliki kebijakan yang hampir sama tapi minim yang berani memprotes negara pimpinan Vladimir Putin itu.

Beberapa pihak masih berusaha keras kepala untuk membawa keyakinan sendiri termasuk Inggris dengan Harry Kane tampaknya akan tetap mengenakan ban kapten pelangi, yang diasosiasikan dengan komunitas LGBTQ+.

Advertisement
SUPERITC SLOT
SUPERITC SLOT

Noël Le Graet, presiden federasi sepak bola Prancis, sebelumnya mengatakan dia lebih suka pemain tidak memakainya untuk menghormati kepercayaan dan kebiasaan negara setempat.

Sekarang penjaga gawang Hugo Lloris juga sepakat dengan pendapat itu, mengatakan bahwa entah dia setuju atau tidak dengan masalah simbol pelangi, dia menegaskan bahwa setiap pihak harus menghormati aturan dan budaya yang berlaku di negara Qatar.

Sebagai tuan rumah Euro 2016 dan pernah menjadi tuan rumah even-even besar lainnya baik dalam olahraga maupun bidang lain, kiper Spurs itu mengatakan bahwa ketika menjadi tuan rumah event, Prancis juga ingin setiap pendatang yang datang ke negara mereka harus menghormati kepercayaan dan kebiasaan mereka. Maka sama halnya juga dengan sekarang yang harus dilakukan pada Qatar.

BANDARTOGEL77
IBOSport
MACAUBET

Klasemen Piala Dunia Qatar

SebelumnyaCarlos Queiroz Bicarakan Soal Masalah Pemain Timnas Iran dan Protes Anti-Pemerintah
SelanjutnyaTen Hag Diyakini Sudah Maksimal Berbuat Adil, Ronaldo Saja Egonya Ketinggian