Swedia Bantah Keterlibatan Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic dengan adegan tendangan saltonya yang terkenal untuk Swedia.
Zlatan Ibrahimovic dengan adegan tendangan saltonya yang terkenal untuk Swedia.

Gilabola.com – Zlatan Ibrahimovic muncul di Rusia, tapi pelatih timnas Swedia membantah kontribusi jasa mantan pemain itu, menyebut mereka sudah putus hubungan sejak sang pemain menyatakan pensiun dua tahun lalu.

Pelatih kepala Janne Andersson menyebut Zlatan Ibrahimovic sudah tidak memiliki pengaruh apapun pada tim nasional Swedia usai memutuskan pensiun dua tahun silam.

Andersson mengatakan pemain berusia 36 tahun itu sekarang tidak ikut serta dalam semua perencanaan timnas Swedia dan belum memiliki keterlibatan apa pun di tahap mana pun hingga pertandingan hari Senin malam di Nizhny Novgorod, melawan Korea Selatan.

Dia mengatakan pada sebuah konferensi pers: “Saya sudah menjadi pelatih kepala selama hampir tepat dua tahun lalu, setelah Euro, dan Zlatan Ibrahimovic bersama dengan sejumlah pemain lainnya, memilih untuk mengumumkan bahwa mereka meninggalkan tim nasional.”

BACA:  AC Milan Fokus Cesc Fabregas Usai Zlatan Ibrahimovic Gagal Didapat

“Saya menghormati itu dan itu adalah titik akhir dari karirnya yang luar biasa untuk Swedia. Dia tidak memiliki keterlibatan apa pun dengan tim tersebut sejak itu. Tidak ada hubungan antara dia dan tim, atau dengan pemain lain yang tersisa.”

Sebelum ini Zlatan pernah mengklaim bahwa status non-pribumi dirinya dimanfaatkan media Swedia untuk membuatnya kehilangan tempat di skuad tim nasional untuk Piala Dunia 2018 di Rusia.

“Ini adalah mentalitas media Swedia. Saya tidak memiliki nama khas Swedia,” kata penyerang LA Galaxy itu kepada wartawan. “Saya tidak memiliki sikap dan tingkah laku khas warga Swedia, tetapi saya masih memiliki rekor di tim nasional.”

BACA:  AC Milan Fokus Cesc Fabregas Usai Zlatan Ibrahimovic Gagal Didapat

“Saya pikir ini adalah pesta terbesar dalam sepak bola, bermain di Piala Dunia. Semua pemain terbaik ada di sana. Zlatan tidak ada di sana, dia seharusnya ada di sana. Tetapi dia tidak ada di sana,” lanjutnya.

“Saya telah memenangkan apa yang saya menangkan. Saya bermain di Ajax, Juventus, Inter, Barcelona, ​​Milan, PSG, Manchester United dan LA Galaxy,” tambahnya.

“Jadi, jika Anda tidak tahu cara bermain secara tim, mengapa Anda bermain di tim terbesar di dunia, dan Anda menang? Saya tahu cara untuk menang, percayalah pada saya. Dan saya melakukannya dengan baik,” pungkasnya.