Toni Kroos Akui Jerman Pantas Tersingkir dari Piala Dunia 2018

Gilabola.com – Toni Kroos yakin tim nasional Jerman pantas untuk tersingkir dari ajang Piala Dunia 2018 tapi ia tetap merasa sangat sedih dan geram.

Die Mannschaft harus pulang lebih awal dan disebut-sebut menjalani kutukan juara  bertahan Piala Dunia yang tidak pernah bisa lolos dari fase grup, hal yang sama yang pernah menimpa Prancis (2002), Italia (2010) dan Spanyol (2014).

Di pertandingan pertama kontra Meksiko, Jerman secara mengejutkan takluk dengan sebiji gol tapi kemudian bisa bangkit di laga versus Swedia.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
K9Win
K9Win

Sayangnya di laga pamungkas melawan Korea Selatan mereka kalah, dan itu berarti untuk pertama kalinya dalam 80 tahun Jerman gagal di fase grup.

Tidak heran jika Toni Kroos, pahlawan di laga melawan Swedia, sebut dirinya kecewa berat dan percaya skuad asuhan Joachim Low layak tersingkir.

“Saya tidak tahu apakah hari itu merupakan hari terkelam di dunia sepak bola Jerman, tapi yang pastinya itu paling mengecewakan,” ucap Kroos.

“Saya rasa semua pihak tidak meramalkan kegagalan Jerman ini. Kenyataannya, saya yakin semua orang di dunia tidak menyangkanya.”

“Kami berharap bisa melakoni Piala Dunia lebih lama dan satu-satunya yang bisa saya katakan setelah tiga pertandingan adalah kami gagal memberikan penampilan terbaik.”

“Sejujurnya kami tidak cukup berusaha. Jika kami tidak bisa mencetak gol di sepanjang 90 menit melawan Korea Selatan maka kami memang tidak pantas lolos [ke babak 16 besar]. Kami mendapatkan apa yang pantas kami dapatkan. Kami tidak beruntung.”

“Di seluruh pertandingan di turnamen tersebut saya merasa kami bermain di babak final. Pada akhirnya kami harus mengincar gol dan kemudian lawan mencetak gol.”

“Kami sadar [pada jam yang sama] Swedia unggul [dibandingkan Jerman] jadi kami harus bermain lebih berisiko. Jerman memiliki beberapa peluang tapi tidak bisa memanfaatkannya dan itu mengakhiri keikutsertaan kami di turnamen tersebut.”

“Saya rasa kami sudah berusaha yang terbaik, jadi ini bukan karena kami kurang berupaya. Kami melakukan segala cara untuk bermain baik tapi kami tidak bisa melaju jauh.”

“Tentu saja kami sangat sedih dan juga sangat marah, tapi saat ini itu tidak membantu apapun.”