8 Pemain Paling Culas di Liga Spanyol dan 4 Pengganti Paling Haus Gol

8 Pemain Paling Culas di Liga Spanyol dan 4 Pengganti Paling Haus Gol

Inilah daftar 8 pemain paling culas di Liga Spanyol, satu di antaranya pemain Real Madrid, namun kabar baiknya kita juga bisa mengenal 4 pemain pengganti paling haus gol di kompetisi yang sama.

Selain top skor pencetak gol, kita juga bisa mendapatkan daftar pemain dengan jumlah kartu merah terbanyak sepanjang masa di Liga Spanyol, termasuk satu merupakan pemain paling senior dan paling penting di Real Madrid. Daftar nama-nama mereka adalah sebagai berikut:

  • Ever Banega, 6 kartu merah. Pemain Argentina dengan nama lengkap √Čver Maximiliano David Banega ini besar di Valencia sebelum pindah ke Sevilla, sempat mencicipi Inter Milan selama semusim tapi tidak cocok dan akhirnya kembali lagi ke Sevilla pada tahun 2017. Gelandang serang ini memegang enam kartu merah selama karirnya di La Liga.
  • Facundo Roncaglia. Ini juga sama-sama pemain Argentina. Juga sama seperti Ever Banega, jebolan Boca Juniors. Di La Liga namanya kurang begitu terkenal. Ia pertama kali tiba ke Eropa melalui klub Espanyol sebagai pemain pinjaman sebelum pindah ke Italia untuk empat musim dan kembali ke La Liga bersama Celta Vigo, Valencia dan akhirnya Osasuna sejak 2019. Enam kartu merah atas nama pemain bertahan ini.
  • Ivan Ramis. Yang satu ini pemain Spanyol. Jebolan Real Mallora dan sempat tiga musim di Wigan Athletic Inggris, sebelum kembali ke La Liga melalui Levante dan akhirnya menetap di Eibar. Posisi alamiahnya adalah bek tengah. Sebanyak 6 kartu merah dikibaskan padanya.
  • Bek tengah Barcelona Gerard Pique diam-diam sudah mengoleksi 7 kartu merah. Gerard Pique adalah pemain yang setia pada Barcelona meski masa remajanya merupakan jebolan akademi Manchester United. Setelah empat musim di Old Trafford, bek tengah jangkung ini mencicipi La Liga melalui Real Zaragoza sebelum menetap di Barcelona mulai 2008 sampai sekarang. Sudah tujuh kartu merah dikeluarkan atas namanya sepanjang karirnya di La Liga.
  • Fabian Orellana juga 7 kartu merah. Ia berasal dari Cile. Memulai karir seniornya di Italia, pemain 34 tahun ini masuk ke La Liga melalui Granada, kemudian Celta Vigo, Valencia dan kemudian Eibar. Ia menetap sebagai winger dan sebentar-sebentar main sebagai striker pula. Jadi sudah dua pemain Eibar raja kartu merah.
  • 7 kartu merah juga diperoleh Victor Sanchez. Pemain Spanyol ini merumput di Espanyol. Tapi sebelum sakit hati dan menyeberang ke rival satu kota, ia sebenarnya pernah berseragam jersey Barcelona antara tahun 2006 sampai 2011. Tersingkir dari skuad utama Blaugrana, pemain 32 tahun ini kini menetap di Espanyol sebagai gelandang.
  • Setelah 6 dan 7 kartu merah, pemegang kartu merah berikutnya tahu berapa lembar? Sembilan! Perkenalkan Aritz Aduriz, pemain Athletic Bilbao. Sempat dua kali ia meninggalkan Bilbao, dua kali pula pulang kembali ke pelukan Estadio San Mames. Ia seorang striker dan sudah mencatatkan 150 gol di semua kompetisi bagi Bilbao. Tapi untuk mencapai rekor itu, dia butuh sembilan kartu merah.
  • Dan rekor terbanyak kartu merah adalah *drum rolls* Sergio Ramos, kapten Real Madrid. Ini bukan saja rekor kartu merah terbanyak bagi seorang pemain yang masih aktif bermain di Liga Spanyol tapi juga rekor kartu merah terbanyak sepanjang sejarah. Sepertinya tidak akan terpecahkan dalam waktu beberapa tahun, baik di La Liga maupun kompetisi liga elit Eropa lainnya. Sergio Ramos Garcia nama lengkapnya, dengan Garcia merupakan nama fam ibunya, merupakan bek tengah yang tidak tergantikan di Real Madrid dan sudah mengabdi bagi tim ibukota Spanyol ini sejak 2005.

Agar berita ini lebih positif dan tidak melulu membahas pemain paling culas Liga Spanyol, kami sajikan pula empat pemain yang gemar dipasang sebagai cadangan tapi haus gol. Hampir selalu turun mencetak gol saat dimasukkan sebagai pemain pengganti. Siapa sajakah?

  • Yang pertama adalah Arturo Vidal. Tiga gol atas nama pemain Barcelona asal Cile itu saat dimasukkan sebagai pemain pengganti. Sudah sejak lama Arturo Vidal tidak lagi diturunkan sebagai starter, tapi ia tidak pernah mengecewakan sebagai pemain cadangan.
  • Maxi Gomez, Valencia. Juga mencatatkan tiga gol sebagai pemain pengganti. Maxi Gomez adalah poemain Uruguay berusia 23 tahun. Jadi masa depannya sangat cerah.
  • Urutan berikutnya, Alexander Isak dari Real Sociedad dengan empat gol. Kulitnya gelap tapi ia lahir di Stockholm dan memegang kewarganegaraan Swedia. Dua dari empat gol Isak sebagai peman pengganti dicetak tahu ke gawang siapa? Real Madrid pada saat perempat final Copa del Rey musim 2019/2020.
  • Angel Rodriguez adalah super sub, mencetak bukan empat, bukan lima, tapi delapan gol sebagai pemain pengganti. Tanda tanda dirinya menjadi raja gol Getafe sudah terlihat sejak musim pertamanya musim 2017 2018, saat mencatatkan 13 gol. Jadi kalau cuma delapan gol musim ini sih belum ada apa apanya.

Liga Spanyol baru saja dinyatakan akan dihentikan tanpa batas waktu setelah situasi buruk di seantero Eropa tidak memungkinkan kompetisi ini diselesaikan tepat waktu. Barcelona memimpin perlombaan meraih trofi La Liga dengan 58 poin, disusul kemudian oleh Real Madrid pada posisi kedua klasemen dengan 56 poin.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D