Ada Apa Dengan Sergio Ramos dan Real Madrid?

Sergio Ramos kapten Real Madrid

Gilabola.com – Sergio Ramos tebar rumor melalui media bahwa dirinya ingin meninggalkan Real Madrid, sebenarnya ada apa dengan sang kapten?

Apakah Anda penasaran dengan kisah antara Sergio Ramos dan Real Madrid? Jika begitu mari kita gali sedikit dan mencoba menyusun potongan-potongan informasi dari beberapa sumber. Artikel ini merangkum versi cerita yang paling masuk akal, meskipun kami sarankan Anda menganggap semua ini sebagai informasi ringan daripada sebagai berita.

Berawal 24 Mei 2019

Semuanya dimulai pada tanggal 24 Mei lalu. Menggunakan beberapa ‘juru bicaranya’ yang informal namun terkenal yang menyamar sebagai jurnalis, Sergio Ramos membocorkan niatnya untuk meninggalkan Real Madrid.

Rupanya, setelah 14 musim saatnya untuk pergi. Menurut para jurnalis yang sangat dekat dengan Ramos, ini adalah momen yang tepat untuk memungkinkan pemain muda mengambil alih kendali di Los Blancos, ia berniat memfasilitasi peremajaan klub alih-alih menghalanginya, sehingga ia pun berperilaku seperti kapten yang bertanggung jawab.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Fakta bahwa akhir musim lalu telah mengecewakan juga penting: Ramos kesal dengan suporter Madrid dan manajemen klub dan juga ia kesal dengan ulahnya sendiri – kuning saat melawan Ajax – dan juga komitmen, di mana dia selama bulan terakhir kompetisi?

Dalam semua konteks itu, tawaran besar dari klub China muncul, mengapa tidak menerimanya? Besar loh 25 juta euro setahun setelah pajak, yah, ini sangat besar!

Tebar Rumor Ingin Pergi di Media

Ada juga bocoran ketika seluruh “berita” muncul dengan peringatan 5 tahun sundulan Ramos di Lisbon, jejaring sosial penuh dengan semua golnya dan sepertinya semua orang diingatkan kembali akan status legendaris Sergio Ramos di antara pemain besar Real Madrid lainnya. Seorang pemain hebat yang layak mendapat perpisahan yang besar.

Tentu saja, bagi Madridista semua itu terdengar seperti berita utama – tapi aneh saja memikirkan seorang kapten di klub papan atas pergi ke klub China ketika dia masih punya kemampuan lebih di atas rata-rata.

Fakta bahwa Sergio Ramos mengeluarkan semua ini di saat Madrid tengah berusaha mengejar pemain berusia muda seperti Pogba, Mbappe, Hazard, membuat sebagian dari kita percaya bahwa dia menginginkan ada perubahan di kontrak barunya. Ramos menerima 9 juta euro pada 2015-16 dan berlanjut dengan 17 juta euro pada 2020-21. Itu juga merupakan pendapatan setelah pajak, jadi Ramos akan menjadi pemain dengan gaji tertinggi dalam skuad Real Madrid, tetapi masih jauh dari tawaran klub China.

Dengan adanya opsi tersebut, bisa dibayangkan jika ia menginginkan kenaikan gaji atau tambahan tahun di kontraknya, tetapi mengapa harus dengan cara ini? Mengapa harus sampai dipublikasikan ke media?

Pada tanggal 28 Mei, dalam penampilan publik yang sangat langka, Florentino diwawancari oleh Onda Cero di mana ia membahas rumor di sekitar Sergio Ramos dan secara terbuka menjelaskan apa situasinya, ia berbicara terbuka bahkan sangat terbuka sehingga kita akan berlikir bahwa Perez tengah meledek Ramos.

Dengan nada suaranya yang tenang, Florentino menjelaskan bahwa sang kapten telah meminta untuk pergi secara gratis – klausul pembebasannya adalah 800 juta Euro! – karena dia memang mendapat tawaran fantastis dari China.

Tapi tentu saja Perez tidak dapat membiarkan hal itu terjadi demi kepentingan klub, dan mengingatkan Ramos tentang beberapa “biaya” yang telah dikeluarkan oleh Real Madrid hanya untuk dirinya.

Sergio Ramos Punya Hutang Bank?

Pada tanggal 29 Mei beberapa media online kembali membahas Ramos tapi dari sudut pandang berbeda, di balik minat Ramos untuk meninggalkan Madrid, rupanya ada masalah finansial. Investasi real estat dari awal tahun 2000-an di mana ia berutang 35 juta euro dalam bentuk pinjaman bank tampaknya sudah menunggak.

Ini mendorong beberapa media lain untuk mempublikasikan daftar investasi Ramos hingga detail yang mengejutkan: ada real estat, kuda, lebih banyak lagi real estat, dan tentu saja uang yang hilang karena kebangkrutan Lehman Brothers.

Alhasil ada yang berpikir bahwa Sergio Ramos ingin pergi dari Real Madrid secara gratis untuk menguangkan 25 juta itu dalam setahun dan akan dapat menghadapi para pengutang dengan lebih percaya diri. Tapi sekali lagi, itu hanya kemungkinan.