Analisis: Bagaimana Gol Telat Mbappe Membuktikan Mental Juara Real Madrid Musim Ini

Gilabola.comReal Madrid tampil solid di kandang Villarreal. Mbappe kembali jadi sorotan dalam laga Liga Spanyol yang berjalan ketat yang penuh tekanan dan drama.

Los Blancos tidak datang ke Estadio de la Ceramica untuk sekadar bertahan. Los Blancos membawa ambisi besar dalam perburuan gelar LaLiga.

Tekanan langsung terasa sejak menit awal. Tempo tinggi, duel keras, dan atmosfer panas membuat laga ini terasa seperti final lebih awal.

Namun, Sang Raja Eropa tahu betul kapan harus bersabar.

Babak Pertama Cepat, Tapi Gol Masih Jadi Barang Mahal

Permainan berjalan cepat sejak kickoff. Kedua tim saling menekan, tapi peluang bersih baru muncul setelah 20 menit.

Arda Guler membuka ancaman lewat aksi individu di kotak penalti. Sepakannya mengarah ke gawang, tapi Júnior R. masih sigap.

Tujuh menit berselang, Kylian Mbappe mencoba peruntungannya dari luar kotak. Lagi-lagi kiper Villarreal berdiri di posisi sempurna.

Peluang terbaik datang di menit ke-40. Vinicius Junior mencuri bola di area lawan dan melepas tembakan kaki kiri. Bola melintas tipis di samping gawang. Villarreal selamat, untuk sementara.

Gol Mbappe Mengubah Segalanya

Segalanya berubah selepas jeda. Baru dua menit babak kedua berjalan, Real Madrid langsung menggigit.

Vinicius Junior lolos dari kawalan Pau Navarro dan mengirim umpan tarik. Bola sempat dipotong Gueye, tapi Mbappe muncul dengan insting predator.

Satu sentuhan, satu tembakan kaki kiri. Bola meluncur di antara kaki kiper. Villarreal terdiam. Real Madrid unggul.

Gol itu menandai laga ketiga beruntun Mbappe mencetak gol. Gacor di saat paling dibutuhkan.

Villarreal Mencoba Bangkit, Madrid Tetap Tenang

Villarreal tidak menyerah. Mereka menekan lewat bola mati di menit ke-63.

Gerard Moreno mendapatkan peluang emas dari jarak dekat. Namun, bola melambung di atas mistar. Peluang terbaik tuan rumah terbuang.

Setelah itu, Madrid tampil disiplin. Lini belakang rapat, transisi cepat, tanpa panik.

Bahkan, El Real nyaris menambah gol di menit ke-82. Camavinga mengirim through pass ke Mbappe. Saat tinggal berhadapan dengan kiper, Rafa Marin datang menyelamatkan Villarreal dengan tekel krusial.

Penalti Panenka Jadi Kuncian

Drama datang di masa tambahan waktu. Mbappe kembali membuat perbedaan. Ia dijatuhkan Pedraza di kotak terlarang. Penalti.

Tanpa ragu, Mbappe maju. Panenka. Tenang. Dinginnya menusuk mental lawan.

Gol kedua. Laga selesai!

Brace ini membuat Mbappe kini mengoleksi 34 gol di semua kompetisi, dengan 21 gol di LaLiga. Angka yang bicara banyak soal konsistensi.

Opini Gilabola: Madrid Menang Karena Mental, Bukan Sekadar Kualitas

Kemenangan ini hanya soal Mbappe. Ini soal kedewasaan Real Madrid dalam membaca situasi.

Dalam laga sulit, di stadion yang tidak ramah, Madrid tidak terburu-buru. Mereka menunggu momen, lalu memukul tepat di titik terlemah lawan.

Yang paling mencolok adalah kontrol emosi. Villarreal menekan, publik bersuara, tapi Madrid tetap dingin. Ini ciri tim juara.

Jika pola seperti ini terus berlanjut, Real Madrid bukan hanya favorit juara. Mereka sedang membangun jalur aman menuju tangga tertinggi LaLiga.

Real Madrid Kokoh di Puncak, Villarreal Harus Belajar Banyak

Peluit panjang berbunyi. Real Madrid membawa pulang tiga poin mahal. Lima kemenangan beruntun diraih. Puncak klasemen tetap dalam genggaman.

Sementara Villarreal harus menelan kenyataan pahit. Bermain baik saja tidak cukup jika lengah di momen krusial.

LaLiga masih panjang. Tapi satu hal jelas, Real Madrid belum menunjukkan tanda-tanda melambat.

Top 5 Klasemen Liga Spanyol

PosKlubMainMSKGol+/-Poin
1Real Madrid21163245:172851
2Barcelona20161354:223249
3Atlético Madrid20125335:171841
4Villarreal20132537:211641
5Espanyol21104725:25034

Biar nggak ketinggalan update transfer dan skor bola terbaru, yuk follow Gilabola.com di Google News di sini!