Ancelotti Dinilai Tepat Latih Real Madrid

Gilabola.com – Penunjukkan Carlo Ancelotti sebagai pelatih Real Madrid mendapatkan dukungan penuh dari Jorge Valdano. Ia yakin para pemain akan menyambutnya dengan baik.

Raksasa Liga Spanyol sebelumnya ditangani oleh Zinedine Zidane. Akan tetapi, musim ini pelatih sepak bola asal Perancis bisa dibilang karier kepelatihannya kurang bagus. Tercatat ia tak mampu memberikan satu trofi musim 2020/21.

Zinedine Zidane yang gagal memberikan gelar juara langsung mengundurkan diri dari Real Madrid. Di sisi lain, klub sepak bola yang bermarkas di Santiago Bernabeu dikaitkan dengan sejumlah nama mulai dari Xabi Alonso hingga Raul Gonzalez yang kini menangani El Real junior. Namun, secara mengejutkan pihak klub mengumumumkan mempercayakan Carlo Ancelotti sebagai pelatih anyar dan mengontraknya selama tiga musim.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Ditunjuknya pria asal Italia tersebut memang sedikit mengejutkan. Sebab, ia sedang fokus mengangkat performa Everton untuk bersaing dengan tim papan atas Liga Inggris dan membawa bermain di pentas Eropa.

Carlo Ancelotti sendiri bukanlah nama asing bagi para fans Real Madrid. Pasalnya, ia sebelumnya juga pernah menangani raksasa Liga Spanyol dari Juni 2013 sampai 2016. Prestasi periode pertamanya pun juga bagus. Tercatat mampu membawa Madrid menjuarai Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, dan Copa del Rey.

Tak ayal, Jorge Valdano yang pernah menjabat sebagai GM Real Madrid pun tak ragu dengan eks pelatih AC Milan kembali berada di Bernabeu.

Berbicara kepada Onda Cero’s ‘El Transistor, Jorge Valadano mengatakan menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih masuk akal. Sedangkan untuk Raul Gonzalez ia masih masuk dalam daftar tunggu.

Menurutnya, sang pelatih adalah seorang juru taktik sepak bola yang mudah dekat dengan para pemainnya. Sehingga skuad yang ada saat ini akan bisa menerimanya dengan sangat baik.

Meskipun Carlo Ancelotti punya prestasi gemilang sebelumnya di El Real, namun datang di periode yang kedua kurang memiliki modal yang bagus. Sebab, ia gagal membawa Everton raih tiket Eropa.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO