Antoine Griezmann tengah dalam pembicaraan lanjutan untuk bergabung dengan Orlando City SC. Berita terbaru menyebutkan penyerang asal Prancis berusia 34 tahun itu menjadi target utama klub asal Florida Amerika Serikat pada jendela transfer kali ini.
Manajemen Orlando tidak sekadar memantau situasi. Direktur olahraga sekaligus general manager Ricardo Moreira disebut telah terbang ke Spanyol untuk mencoba merampungkan negosiasi dengan Atlético Madrid. Langkah ini menegaskan keseriusan Orlando dalam memboyong salah satu nama besar Eropa ke Major League Soccer.
Target Utama dengan Rekam Jejak Panjang di Spanyol
Griezmann saat ini menjalani periode keduanya bersama Los Rojiblancos sejak 2022. Sepanjang karier klubnya, ia sepenuhnya berkiprah di Spanyol. Ia memulai perjalanan profesional di Real Sociedad pada 2009 hingga 2014, lalu memperkuat Atlético selama lima musim sebelum pindah tiga tahun ke Barcelona. Setelah itu, ia kembali ke Madrid.
Hampir 600 pertandingan La Liga telah ia jalani dengan lebih dari 200 gol. Di Liga Champions, ia mencatat 127 penampilan dan mengoleksi 51 gol. Catatan tersebut menjelaskan mengapa Orlando menempatkannya sebagai prioritas utama.
Di level internasional, Griezmann memperkuat tim nasional Prancis dari 2014 hingga 2024. Ia menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia 2018, serta finis sebagai runner up di Piala Dunia 2022 dan Piala Eropa 2016. Total 137 caps dan 44 gol membuatnya berada di jajaran teratas pencetak gol dan pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah Les Bleus.
Faktor Aturan Designated Player dan Hak Discovery
Nama Griezmann bukan pertama kali dikaitkan dengan MLS. Inter Miami CF sebelumnya pernah menunjukkan minat, namun klub tersebut tidak memiliki slot Designated Player, sebuah aturan yang memungkinkan klub Major League Soccer mendatangkan hingga tiga pemain bintang dengan gaji melampaui batas anggaran gaji liga. Situasinya berbeda di Orlando.
Orlando memiliki slot terbuka dan secara finansial dinilai mampu mengakomodasi pemain dengan profil seperti Griezmann. Selain itu, klub ini memegang hak Discovery MLS atas sang pemain (sistem klaim yang disetujui liga yang memungkinkan klub untuk secara sepihak menegaskan prioritas atas pemain yang saat ini tidak terikat kontrak dengan MLS), yang memberi mereka prioritas untuk menyelesaikan transfer sebelum klub lain bergerak lebih jauh.
The Athletic melaporkan empat klub MLS telah menyatakan ketertarikan, namun Orlando ingin menuntaskan kesepakatan sebelum jendela transfer utama MLS ditutup pada 26 Maret. Tenggat waktu itu membuat negosiasi berjalan dalam ritme cepat.
Jika transfer terealisasi, langkah ini akan mempertegas ambisi Orlando untuk bersaing lebih agresif di kompetisi domestik. Kehadiran pemain dengan pengalaman hampir 600 laga liga dan ratusan pertandingan level elite Eropa berpotensi mengangkat standar permainan sekaligus daya tarik klub di kancah MLS.
Gelombang Bintang di MLS Musim Dingin Ini
Potensi kedatangan Griezmann akan menambah daftar transfer nama besar ke MLS pada musim dingin ini. James Rodríguez telah bergabung dengan Minnesota United FC, sementara Timo Werner merapat ke San Jose Earthquakes.
Selama ini, sorotan MLS kerap tertuju pada Inter Miami dan mantan rekan setim Griezmann, Lionel Messi. Namun Orlando juga memiliki sejarah menghadirkan pemain ternama. Legenda Brasil Kaká menjadi rekrutan pertama klub dan membela tim selama tiga musim, sementara Nani memperkuat mereka pada periode 2019 hingga 2021.
Saat ini, dua Designated Player Orlando adalah penyerang Argentina Martín Ojeda dan winger Kroasia Marco Pašalić. Klub juga mendatangkan kiper Kanada Maxime Crépeau pada musim dingin ini. Dalam debutnya, ia melakukan 11 penyelamatan meski timnya kalah 1-2 dari New York Red Bulls dan masuk bangku cadangan Team of the Matchday MLS.
Bila negosiasi dengan Atlético mencapai kata sepakat, Orlando bukan hanya menambah satu nama besar. Mereka mengirim pesan bahwa persaingan di MLS tidak lagi terbatas pada satu atau dua klub, melainkan terbuka bagi siapa pun yang berani bergerak cepat dan tepat di pasar transfer.

