Antonio Cassano: Barcelona Sudah Gila Biarkan Luis Suarez Pergi!

Gilabola.com – Mantan pemain bengal AS Roma dan Real Madrid, Antonio Cassano, menjadi sosok terbaru yang merasa heran dengan kebijakan transfer Barcelona pada Luis Suarez selama musim panas.

Antonio Cassano mengaku bahwa dirinya masih tidak percaya bahwa Barcelona mengizinkan Luis Suarez pergi ke rival mereka Atletico Madrid, menyebut bahwa manajemen Blaugrana sudah gila karena bisa membiarkan transfer tersebut terjadi.

Raksasa Catalan langsung melakukan revolusi besar usai kekalahan 8-2 dari Bayern Munchen yang memalukan, dan untuk pertama kalinya dalam 13 tahun gagal memenangkan satu pun trofi selama musim 2019/2020 lalu.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Namun itu adalah keputusan yang tetap mengejutkan banyak pihak ketika Luis Suarez, top skor ketiga sepanjang masa klub dengan 195 gol bagi Blaugrana, harus menjadi salah satu pemain yang dikorbankan bersama para senior lain macam Ivan Rakitic dan Arturo Vidal.

Pasca masuknya Ronald Koeman yang menggantikan Quique Setien, Luis Suarez lantas diberitahu pihak klub bahwa dia tidak lagi dibutuhkan di Camp Nou, sementara dia juga tidak dimasukkan dalam daftar pemain yang dianggap tidak dapat dijual oleh mantan presiden Josep Maria Bartomeu.

“Mereka mengatakan Luis Suarez sudah terlalu tua ketika dia meninggalkan Barcelona,” kata Antonio Cassano kepada Christian Vieri di Instagram. “Itu adalah sebuah kegilaan.”

“Dia mencetak 350 gol (sebenarnya 195 gol dan 113 assist) dalam enam tahun. Saya tidak mengerti mengapa mereka mendepaknya [dari klub]. Kemudian mereka menempatkan [Antoine] Greizmann sebagai penyerang tengah.”

Antonio Cassano kemudian mengalihkan perhatiannya kepada Lionel Messi, membandingkan karier La Pulga dengan karier pemain legendaris Argentina lainnya Diego Maradona yang pernah mempersembahkan trofi Piala Dunia bagi La Albiceleste pada 1986.

“Dia [Lionel Messi] memiliki rekor gol yang luar biasa bersama Argentina,” lanjut Antonio Cassano. “Bersama Argentina dia punya 70 gol (71), dan Maradona 30 gol (26). Messi selalu bermain dengan penyerang yang hebat, tetapi sayangnya tidak cukup beruntung untuk memiliki pemain bertahan atau penjaga gawang yang hebat di skuad Argentinanya.”

AHABET
AHABET