Atletico Madrid Masih Cinta Mati Pada Simeone

Atletico Madrid Masih Cinta Mati Pada Simeone

Gilabola.com – Atletico Madrid masih cinta mati pada Diego Simeone. Bukan hanya manajemen klub Liga Spanyol itu saja, namun suporter mereka juga menyayanginya.

Atletico Madrid dilaporkan AFP masih perlu waktu untuk menyesuaikan diri setelah perubahan musim panas. Keraguan atas peluang meraih trofi Liga Spanyol mereka mulai bermunculan, namun dukungan klub dan fans pada Diego Simeone masih tetap kuat.

Memasuki menit ke-78 di Wanda Metropolitano pada hari Selasa waktu setempat, Alvaro Morata meliuk-liuk ke dekat pos lawan melepaskan bola kemenangan skor 1-0 atas Bayer Leverkusen di Liga Champions. Setelah pertandingan, Morata membalas keraguan mereka yang mengkritik tim dan pelatih mereka.

“Orang di luar sana bilang kalau kami akan melalui waktu yang buruk musim ini,” ujar Morata. “Tapi hey, lihatlah di La Liga kita sudah 3 poin dari atas dan di Liga Champions kita juga suadh punya 7 poin dari 3 pertandingan.”

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Kalau mereka bilang kalau saat ini adalah waktu yang buruk bagi kami, maka saya berharap semua waktu buruk itu akan terus seperti ini.”

Simeone hampir mendapatkan banyak celaan di Atletico, klub yang ia pimpin meraih gelar di tahun 2014. Klub dan fans juga masih ingat betapa sang manajer telah melakukan keajaiban pada anggaran belanja pemain sekitar setengah dari yang dikeluarkan oleh Barcelona dan Real Madrid.

Ketika Koke diejek saat ia ditarik keluar, Simeone memberikan kode menuntut penggemar agar bertepuk tangan sebagai gantinya. Hal itu mendapatkan apresiasi positif dari para suporternya.

Atletico Madrid kompak mulai dari manajemen hingga suporternya

Sebelum pertandingan dimulai pada saat nama para pemain dan pelatih mereka disebutkan dengan iringan lagu AC/DC berjudul ‘Thunderstruck’, Simeone, seperti biasa, mendapatkan gemuruh tepuk tangan dan siulan kebanggaan yang paling keras dari suporternya.

“Setiap orang punya pendapat mereka masing-masing, tetapi tidak perlu bagi saya untuk menjelaskan seperti apa arti Simeone bagi para pemain, bagi klub ini dan bagi para penggemar kami,” tegas Alvaro Morata. “Pada akhirnya kita harus menggunakan dukungan itu dan fokus pada kelompok, yang merupakan kekuatan kita, dan terus mengikuti langkahnya.”

Ketika jendela transfer ditutup pada bulan Agustus silam, Atletico telah menandatangani 9 pemain, termasuk Joao Felix dari Kieran Trippier. Mereka membiarkan 16 pemain pergi, di antara mereka yang pergi itu ada pencetak gol terbanyak Antoine Griezmann dan Kapten Diego Godin.

Sikap Simeone, strategi yang ia terapkan dan etos kerja yang ia perlihatkan mungkin membutuhkan waktu untuk timnya serap. Mereka masih punya kekompakan klub, suporter, tim dan pelatih yang bisa jadi modal positif hingga akhir musim.