Atletico Menang 3-0, Bikin Kecut Lawan Rojiblancos di Liga Champions

Atletico Menang 3-0, Bikin Kecut Lawan Rojiblancos di Liga Champions

Gila Bola – Atletico Madrid menang 3-0 tadi malam. Apa artinya itu? Artinya siapa pun calon lawan Los Rojiblancos di ajang perempat final Liga Champions sudah sepatutnya khawatir.

Hasil Atletico vs Mallorca pada pekan 34 Liga Spanyol, Sabtu (4/7) dinihari, usai dengan skor 3-0. Alvaro Morata mencetak dua gol dan Koke satu sisanya. Tapi pesan terpenting dari pasukan Diego Simeone kepada seluruh dunia adalah, mereka siap melibas siapa pun, termasuk melaju sampai ke final Liga Champions.

Los Rojiblancos kini sudah mencatatkan lima kemenangan dan dua kali imbang sejak Liga Spanyol bergulr kembali pada pertengahan Juni lalu. Dua hasil imbang terjadi saat tandang di Barcelona (2-2) dan tandang di Athletic Bilbao (1-1). Sisanya lima kemenangan termasuk 0-5 di Osasuna. Sementara kebangkitan kembali tim dengan gaya bertahan itu sudah terlalu terlambat untuk merebut gelar LaLiga, fokus mereka sepertinya dialihkan ke tempat lain.

Perhatikan bahwa dua tandang ke tim sulit Barca dan Bilbao usai dengan satu poin, plus kemenangan besar lima gol saat tandang ke Osasuna. Hal itu, plus kemampuan Atletico Madrid menyingkirkan sang juara bertahan Liverpool pada babak 16 besar mengirim pesan penting, mereka tengah berada dalam momentum terbaiknya dan mungkin akan mencapai puncaknya saat Liga Champions dimulai kembali pada bulan Agustus 2020.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Atletico menang 3-0 tadi malam dengan penguasaan bola lebih sedikit daripada Real Mallorca, sang tim tamu. Tapi tuan rumah mencatatkan lebih banyak serangan dan tembakan on target. Betul-betul gaya bermain bertahan khas Diego Simeone.

Drawing perempat final Champions League akan dilakukan Jumat 10 Juli nanti, sore hari waktu Indonesia, dan seluruh dunia akan menyaksikan dengan berdebar siapa calon lawan pasukan Diego Simeone ini. Sudah tidak ada sistem unggulan untuk drawing babak perempat final dan semi final tersebut, sehingga secara teoritis Real Madrid dan Barcelona pun bisa menjadi calon lawan Rojiblancos.

Berbeda dengan Champions League biasanya, laga perempat final dan semi final musim ini akan dilakukan satu leg saja, dipusatkan di Lisbon Portugal. Hal ini terpaksa dilakukan karena sistem kandang dan tandang tak bisa dilakoni mengingat beberapa negara Eropa masih menerapkan sistem karantina 14 hari. Jika semua tim harus dikarantina 14 hari sepulang tandang atau sesampai ke negeri lawan, kapan selesainya Liga Champions musim ini?