Banyak Peminat, Performa Merosot, Harga Mahal, Real Madrid Susah Jual Isco

Gilabola.com – Situasi Isco Alarcon di Real Madrid semakin buruk. Dia tidak mendapatkan waktu permainan yang dibutuhkan, dan belum meyakinkan Zinedine Zidane bahwa dia pantas mendapatkannya.

Isco mulai menyadari bahwa inilah saatnya baginya untuk pergi, dengan laporan sebelumnya menyebutkan, playmaker Spanyol itu sudah mengajukan permohonan transfer ketika jendela musim dingin dibuka Januari 2021.

Playmaker kelahiran Malaga itu telah mengambil alih peran Gareth Bale dua musim terakhir – duduk di bangku cadangan. Banyak tim yang mengawasi situasinya, tetapi penampilannya kerap mengecewakan, dan ketika dia mendapatkan kesempatan turun sebagai pengganti, dia tidak membantu.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Pemain 28 tahun itu baru turun 10 kali di berbagai kompetisi musim 2020/21 ini, hanya tiga sebagai starter, tujuh sebagai pengganti, tidak pernah tampil penuh 90 menit, dan belum mengemas satu pun gol dan assist untuk Los Blancos.

Beberapa klub elit Eropa seperti Juventus, Sevilla, AC Milan dan Everton termasuk di antara mereka yang berminat, dengan Arsenal telah bergabung dalam daftar pengagumnya karena krisis yang dialami skuad Mikel Arteta di Liga Inggris.

Manajer Spanyol itu berharap Isco bisa meningkatkan daya kreativitas The Gunners, yang baru mencetak 11 gol dari 16 pertandingan Liga Inggris. Houssem Aouar juga masuk target transfer, tapi bos Real Madrid Zinedine Zidane juga menginginkannya.

Gelandang Spanyol itu telah memutuskan ingin pergi pada Januari 2021 jika dia dapat menemukan klub baru. Madrid tidak akan menghalanginya pergi, tapi tetap menuntut harga yang cukup tinggi untuk pemain yang masih memiliki kontrak hingga 2022, meski harga pasarnya sudah merosot jauh, hanya 347 Milyar rupiah.

Kepergian Isco juga bisa membuat Real Madrid mengurangi beban gajinya yang mencapai 116 Milyar rupiah per musim, dengan pihak ibukota Spanyol sempat dikabarkan ingin barter dengan Inter Milan untuk mendapatkan Christian Eriksen, tapi tampaknya tak terwujud karena perbedaan penilaian harga pemain.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO