Barcelona 99 Persen Pecat Ronald Koeman

Gilabola.com – Barcelona dipastikan bakal memecat pelatih Ronald Koeman, bahkan kemungkinan itu kini telah mendekati 99 persen!

Pelatih asal Belanda itu lakoni musim perdananya yang tak terlalu menyenangkan di klub yang pernah dibelanya saat masih menjadi pemain sepak bola itu. Ia datang ke Camp Nou saat klub itu berada dalam kondisi terburuk, dan cukup sukses karena berhasil membalikkan situasi.

Koeman juga dinilai telah jalani peran sebagai pelatih transisi jangka pendek, di mana ia juga telah membimbing para pemain muda – generasi masa kini Barca, menjalani beratnya kompetisi di skuad utama.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Namun, laporan RAC1 yang dilansir Barca Universal menyebutkan, presiden baru Joan Laporta kini 99 persen yakin bahwa dia akan mendepak mantan pelatih Timnas Belanda itu, sebelum dimulainya musim baru 2021/22.

Koeman telah tunjukkan kinerja yang gemilang di Barcelona, tapi sejumlah kekurangan yang ditunjukkannya sebagai pelatih telah menjadi alasan mengapa Blaugrana tak berhasil meraih sukses yang lebih besar musim ini.

Channel Gilabola di Youtube

Sementara berbagai hal tampak lebih cerah dibandingkan apa yang terlihat di bulan April, terutama setelah Barca berhasil menyabet trofi Copa del Rey, para pemain asuhan Koeman malah tunjukkan penurunan yang sangat serius saat ini.

Dalam tujuh pertandingan terakhirnya, Barca sudah kebobolan 12 gol lawan. Mereka juga kalah dari tim-tim seperti Granada dan Celta Vigo, skuad Koeman malah tersingkir dari perburuan gelar musim ini, yang tampaknya sudah ada di tangan mereka pada akhir bulan lalu. Apalagi, ini semua terjadi akibat buruknya lini pertahanan tim Catalan itu, yang mendorong mereka datangkan bek tengah papan atas dunia.

Koeman sendiri harus alami situasi di mana dia hampir tak memiliki skuad yang dibutuhkannya secara maksimal. Barcelona tak punya pemain pelapis yang memadai untuk Sergio Busquets, Jordi Alba, Sergino Dest – dan hampir tak ada striker di skuadnya, meskipun ia berhasil mempersembahkan trofi Copa del Rey. Di samping itu, Lionel Messi dan kawan-kawan juga berhasil tampil konsisten di awal liga musim ini, di mana Barca bukukan 19 pertandingan tak terkalahkan secara beruntun dengan sangat luar biasa.

Meski demikian, harus diakui pelatih berusia 58 tahun itu punya terlalu banyak kekurangan untuk terus menjadi pelatih Barca. Dia dinilai tak bisa melihat profil lini tengah yang berbeda dari preferensinya. Di samping itu, manajemen dalam permainannya juga dianggap menyedihkan, karena beberapa pergantian pemain dan perubahan yang dilakukannya telah menyebabkan hilangnya fokus para pemain serta buruknya permainan tim di babak kedua.

Blaugrana telah sia-siakan beberapa pertandingan tandang, di antaranya laga melawan Granada dan Levante. Terakhir, pendekatan non-perfeksionis yang dilakukan Koeman juga tak sesuai dengan ideologi permainan posisi, yang sangat disejajarkan Barca.

Setiap pelatih, untuk bisa berprestasi, tentunya harus memperhatikan setiap detil, di antaranya sistem penekanan, pendudukan zona dan struktur pertahanan. Karena itulah, sudah saatnya Joan Laporta dan pengurus Barcelona lainnya menganalisa pilihan pengganti, karena Barca sangat membutuhkan seorang pellatih yang bisa berikan proyek jangka panjang, yang tak bisa diberikan Koeman.

Selama dewan direksi punya pelatih yang bisa tunjukkan kecenderungan taktis yang akan membuat tim unggul Рsembari tetap didukung para pemain tentunya, Barcelona bisa  berharap atas masa depan yang lebih cerah.

Dalam kondisi seperti ini, pengurus klub akan tetap sejajar dengan pelatih. Strategi transfer yang strategis dan penataan skuad juga bisa dilakukan dengan menerima masukan dari pelatih dan sekretariat teknis. Sementara saat ini, keselarasan tersebut seakan hilang, dan waktu Ronald Koeman di tim Catalan itupun sepertinya akan segera berakhir.

AHABET
AHABET