Barcelona Adalah Obat Gangguan Jiwa Neymar

Barcelona Adalah Obat Gangguan Jiwa Neymar

Gilabola.com – Barcelona adalah obat gangguan jiwa bagi Neymar. Hanya klub Liga Spanyol itu yang bisa mengembalikan senyuman sang superstar.

Barcelona harus mendatangkan kembali Neymar untuk mengobati ketidakbahagiaan sang pemain. Hal itu dilaporkan Fox Sports setidaknya menurut Filipe Luis.

Filipe Luis telah mengungkapkan bahwa ia ingin rekan setimnya di Brasil itu sesegera mungkin meninggalkan klub saat ini Paris Saint Germain dan bergabung kembali ke Barca. Menurut dia, sang pemain saat ini tidak bahagia dan satu tim dengan Luis Suarez akan membantu sang rekan memulihkan senyumnya yang telah lama hilang.

Sang bek berbicara setelah pertandingan Copa America antara Brasil melawan Peru yang mereka menangkan skor 5-0, berkat gol dari Casemiro (menit ke-12), Roberto Firmino (menit ke-19), Everton Soares (menit ke-32), Dani Alves (menit ke-53) dan Willian (menit ke-90). Kemenangan ini juga membantu The Canaries memastikan kualifikasi untuk perempat final turnamen, karena mereka saat ini ditempatkan di puncak grup A dengan 7 poin dari 3 pertandingan (2 menang, 1 imbang) dengan permainan yang tersisa.

Barcelona yang bisa kembalikan senyuman bahagia Neymar

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Mundo Deportivo melaporkan bahwa bintang Atletico Madrid sempat berbicara kepada wartawan Cadena COPE setelah pertandingan, di mana ia berkata: “Jujur saya ingin melihat Neymar kembali ke Barca, di mana dia bahagia. Dia perlu cepat memulihkan senyumnya.”

Lebih lanjut ia berbicara tentang masa depannya dan hubungan antara dirinya dan Barca. Ia memilih fokus tugas kenegaraan daripada buru-buru membahas masalah transfernya.

“Bagaimana jika saya sekalian pergi dengan dia ke Barca? Saya sudah berjanji ke Atletico bahwa saya tidak akan bernegosiasi sampai menyelesaikan Copa America,” lanjutnya lagi soal kemungkinan pindah ke La Liga juara musim panas ini.

Luis pertama kali menandatangani kontrak untuk Atletico Madrid pada 2010 dan meninggalkan klub untuk bergabung dengan Chelsea setelah empat musim. Setahun kemudian, pada 2015, ia bergabung dengan klub La Liga sekali lagi dan telah menjadi salah satu pemain terpenting mereka sejak saat itu.