Barcelona Akan Kembali Kedatangan Xavi Hernandez

Barcelona Akan Kembali Kedatangan Xavi Hernandez

Gila Bola – Xavi Hernandes menyatakan dirinya ingin menjadi pelatih Barcelona dan membawa mantan klubnya menjadi juara.

Sebelumnya, Xavi Hernandes yang kini melatih Al-Sadd itu diminta untuk menggantikan peran Ernesto Valverde di kursi kepelatihan Barcelona pada bulan Januari. Akan tetapi saat itu ia menolaknya dengan alasan raksasa Liga Spanyol datang di waktu yang tidak tepat.

Dengan begitu, mereka memutuskan menunjuk Quique Setien sebagai juru taktik. Namun, di bawah arahannnya Barca berpeluang besar tidak dapat mempertahankan trofi La Liga musim ini lantaran klub asal Catalan saat ini masih terpaut dua poin dengan Real Madrid. Di mana Lionel Messi dan kawan-kawan hanya mampu bermain imbang 2-2 saat menghadapi Celta Vigo (27/6).

Tetapi baru-baru ini, Xavi mengungkapkan jika dirinya siap untuk kembali ke Camp Nou sebagai seorang pelatih. Ia pun juga menyebutkan kalau mantan klubnya itu tengah mempersiapkannya dengan serius dan ia mempunyai harapan di mana untuk membawa Barca kembali berjaya lagi.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Berbicara kepada Sports, ia mengatakan harapan terbesar yang ia miliki sekarang adalah menjadi pelatih Barcelona dan mengembalikan Barca ke jalur kemenangan. Bukan dirinya tapi para pemain dan Barca yang menang. Dan sebagai konsekuensinya, staf teknis telah banyak mempersiapkannya dan itu membuatnya sangat bersemangat.

Xavi Hernandes juga menegaskan dia merupakan seorang pria di klubnya. Ia ingin kembali pada waktu yang tepat untuk memulai proyek dari nol. Ia menyebutkan sudah sering mengatakannya tetapi ia ingin mengambil keputusan dalam sepak bola di Barca.

Ia juga ungkap sebelumnya mantan klubnya telah datang untuk menemuinya pada bulan Januari lalu, di mana ia melakukan pembicaraan yang serius. Namun ia memberitahu kepada mereka keadaan dan waktunya yang tidak tepat saat itu.

Sementara itu, Quique Setien masih mempunyai kontrak dengan Barcelona hingga Juni 2022 mendatang. Tapi tampaknya sang pelatih akan terus mendapatkan tekanan yang besar dari fans dan klub jika ia gagal menyelesaikan musim ini tanpa gelar juara satu pun.