Barcelona Bakal Kehilangan, Xavi Hernandez Diminta Tangani PSG

Barcelona bisa kehilangan pelatih andalan setelah Emie Qatar ingin Xavi Hernandez mengasuh PSG di masa datang.

Gila Bola – Dengan isu transfer yang berubah-ubah dalam beberapa hari terakhir, jurnalis Prancis Romain Molina ungkap perkembangan lain mengenai potensi kerja sama antara Xavi dan klub raksasa Prancis tersebut.

Menurut Barca Universal, Molina mengakui Emir Qatar tak senang saat Xavi tinggalkan Al Sadd. Pelatih asal Spanyol yang masih berusia 42 tahun itu menjadi opsi kedua yang akan tangani Les Parisiens jika mereka gagal datangkan Zinedine Zidane.

Meski demikian, PSG mengerti benar bahwa mereka mustahil bisa memboyong Xavi dari Barcelona saat ini. Mereka pun ingin pelatih asli Catalan itu menangani PSG di masa datang.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Xavi sebelumnya mengasuh Al Sadd dalam 91 pertandingan, dan memenangkan 62 laga di antaranya. Bersama Barca, dia juga kantongi catatan yang tak jauh berbeda, yakni memandu 36 laga dan bukukan 20 kemenangan, sembilan kali imbang dan tujuh kali kalah.

Sementara klub Catalan itu tak berhasil tunjukkan permainan terbaik mereka musim ini, bukan berarti Xavi akan tinggalkan Camp Nou dalam waktu dekat ini. Terutama dengan mempertimbangkan bahwa Xavi akan ‘membangun kembali’ timnya dengan para pemain muda. Apalagi, Xavi juga memiliki keterikatan yang erat dengan ruang ganti.

Presiden Barcelona, Joan Laporta, benar-benar mendukung kinerja Xavi. Barcelona pun berhasil memperbaiki dan meningkatkan penampilannya sejak ia mengambil alih posisi pelatih.

Meski demikian, satu hal yang tak boleh dilupakan adalah, PSG terkenal gemar mengacaukan rencana Barca, terutama setelah transfer Neymar Jr di tahun 2017. Saat itu, Les Parisiens memicu klausul pelepasan bintang Brasil tersebut tanpa negosiasi sama sekali dengan tim Catalan itu terlebih dulu.

Di samping itu, mempertimbangkan bahwa PSG berhasil mempertahankan Kylian Mbappe di Parc des Princes – walau ia semula diyakini banyak orang akan hengkang ke Real Madrid, apapun bisa diharapkan dari raksasa Prancis itu.

Xavi baru kembali ke Barcelona sebagai pelatih pada 6 November 2021, menggantikan Ronald Koeman yang dipecat. Ia diketahui terikat kontrak dengan tim Catalan itu hingga bulan Juni 2024.

Menyusul kedatangannya, Xavi dilaporkan ingin terapkan beberapa peraturan ketat terhadap para pemainnya, termasuk kembali menerapkan sanksi denda, tiba di lapangan latihan lebih awal dan memantau kegiatan para pemain di luar lapangan.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaReaksi Conte Setelah Bawa Spurs Finis di Empat Besar
SelanjutnyaMisi Unai Emery Tercapai, Villarreal Mentas Lagi di Eropa Musim Depan