Barcelona Beralih pada Pemain Muda di Masa Krisis

Barcelona Beralih pada Pemain Muda di Masa Krisis

Gila Bola – Barcelona akhirnya beralih pada pemain muda jebolan akademi mereka di masa krisis sekarang ini.

Pelatih Quique Setién kini telah alami situasi yang mirip dengan beberapa pelatih Barca sebelum dia. Pelatih asal Cantabria itu saat ini telah berikan kesempatan bermain lebih banyak pada Riqui Puig dan Ansu Fati, seperti yang pernah dilakukan Pep Guardiola, Louis van Gaal dan Johan Cruyff – tiga pelatih sebelum dia.

Cara ini memang bekerja dengan cemerlang di tangan Guardiola. Dia ditunjuk sebagai pelatih Blaugrana pada 2008, mainkan para pemain muda dan memenangkan treble, yang kemudian menjadi sextuple. Sebagian besar dari itu datang melalui aksi Carles Puyol, Andres Iniesta, Lionel Messi dan Xavi Hernandez, plus Sergio Busquets dan Pedro.

Diungkapkan Sport, Guardiola tercatat telah berikan debut kepada 22 pemain muda selama empat musim ia menjadi pelatih di Camp Nou, termasuk Sergi Roberto, Marc Bartra, Thiago Alcantara dan Gerard Deulofeu.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Hal serupa juga telah dilakukan Johan Cruyff, yang menunjukkan kepekaan yang besar terhadap para pemain muda. Dia bahkan berikan kesempatan pada 32 pemain muda untuk memulai debutnya, selama tujuh tahun Cruyff menjadi pelatih Barcelona.

Pada saat-saat krisis, ia selalu beralih kepada para pemain muda. Pada generasi yang dipimpin Ivan de la Pena, Celades, Oscar, Roger Garcia, Velamazán, Juan Carlos Moreno dan Quique Álvarez, menjadi pemain yang datang di musim 1995/96, di mana Blaugrana tak memenangkan trofi apapun saat itu, tekanannya yang dialaminya sangat besar.

Cruyff terus beralih ke pemain akademi Barca, tapi hal itu tak berhasil menyelamatkannya. Lalu, Bobby Robson datang ke Camp Nou. Josep Lluis Nunez dikontrak, dan para pemain muda tak lagi jadi pilihan.

Memberi kesempatan lebih pada para pemain muda, kemudian dilakukan pula oleh Louis van Gaal. Ia mainkan Xavi, Gabri, Luis Garcia, Puyol, Jofre, Nano, Reina dan Albert Luque.

Pada tahun 2002, Gaspart kembali memanggil Van Gaal. Saat itu, dia pun memberi kesempatan debut pada Víctor Valdés, Oleguer dan Andrés Iniesta, membiarkan Fernando Navarro bermain lebih sering, begitu juga dengan Thiago Motta.