Barcelona Berpeluang Boyong Pulang Dani Alves

Barcelona segera menggelar pembicaraan mengenai kemungkinan datangkan kembali Dani Alves di bawah pelatih baru, Xavi Hernandez.

Gilabola.com – Xavi merupakan jebolan akademi La Masia yang sudah merumput di Barca sejak usianya masih 11 tahun, jauh sebelum ia bergabung dengan skuad utama. Sedangkan Alves, didatangkan dari Sevilla dan menjadi salah satu dari pembelian pertama Pep Guardiola saat ia baru mengambil alih posisi pelatih di tahun 2008.

Diungkapkan Forbes, keberadaan kedua bintang itu di Camp Nou menjadi salah satu periode paling mentereng dalam sejarah Blaugrana. Bersama para pemain lain, seperti Lionel Messi dan Andres Iniesta, Guardiola sukses membangun sepak bola tiki-taka yang pertontonkan permainan sepak bola paling indah di dunia. Bersama Guardiola, Barca juga memenangkan dua gelar juara Liga Champions dan tiga trofi La Liga.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Paska kepemimpinan Guardiola, Barcelona tetap mengukir periode emas mereka di tahun 2013 dan 2015, di antaranya satu gelar juara Liga Champions yang terakhir di bawah komando Luis Enrique.

Namun setelah final yang digelar di Berlin tersebut, Xavi segera terbang ke Al-Sadd – untuk pertama kalinya sebagai pemain, hingga akhirnya menjadi pelatih di klub Qatar tersebut. Ia baru saja kembali ke Catalan sebelum akhir pekan lalu, dan berkomitmen sebagai pelatih Barca sesuai impiannya hingga tahun 2023.

Sedangkan Dani Alves, ia disingkirkan secara tidak hormat oleh mantan presiden Josep Maria Bartomeu, di awal bulan Juni 2016 – meskipun kontraknya baru akan selesai pada 30 Juni. Kini, kedua pemain itu berpeluang untuk bekerja sama lagi di bawah kepemimpinan Joan Laporta, di mana Xavi kini memegang posisi pelatih utama.

Menurut wartawan Italia, Nicolo Schira, Barcelona akan lakukan pertemuan dengan Alves dalam beberapa hari mendatang. Kedua belah pihak rencananya akan membahas beberapa masalah mendasar dan potensi kembalinya Alves ke Blaugrana di mana klub Catalan itu diperkirakan sangat menyambut ide ini.

Sementara masih berada dalam kondisi yang lebih baik dibandingkan kebanyakan pemain yang sudah berusia 38 tahun, Alves yang berstatus bebas transfer nantinya ‘akan bertindak sebagai pemimpin dan referensi’ bagi para pemain muda (di dalam skuad). Pasalnya, pemain asal Brasil itu diketahui sebagai pemain berpengalaman, sehingga para talenta muda bisa fokus – di atas segalanya, pada mentalitas kemenangannya.

Saat ini, Alves sudah masuk dalam buku rekor sebagai pemain dengan gelar terbanyak sepanjang masa. Dalam hal trofi, bermain untuk klub papan atas setelah sempat melupakan di Sao Paulo FC di tanah airnya, juga bisa membuat Alves kembali tunjukkan penampilan serupa, perannya dalam skuad Piala Dunia Brasil di Qatar tahun depan.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO