Barcelona Bisa Pecat Ernesto Valverde Jika Kondisi Ini Terjadi

Ernesto Valverde Bisa Dipecat Barcelona

Gilabola.com – Pelatih Barcelona Ernesto Valverde bisa dipecat jika raksasa Catalan kalah saat melawan Valencia di final Copa Del Rey pada hari Minggu (26/5).

Kemungkinan Barcelona pecat Ernesto Valverde ini adalah menurut pakar sepak bola Spanyol Guillem Balague, yang tidak percaya para pemain Barcelona mendukung penuh Ernesto Valverde seperti yang mereka lakukan musim lalu.

Barcelona meraih gelar La Liga dua kali berturut-turut di bawah kepemimpinan pelatih asal Spanyol itu musim pada 2018/19 dan dapat mengklaim trofi kedua mereka musim ini dengan mengalahkan Valencia di Seville pada akhir pekan.

Tersingkir dari Liga Champions

Namun setelah secara memalukan Barca tersingkir dari semifinal Liga Champions di tangan Liverpool – dimana tim asuhan Jurgen Klopp membalikkan defisit tiga gol di leg kedua untuk mencapai final di Madrid – membuat masa depan Valverde di Camp Nou terancam.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Dan Balague merasa Valverde perlu menghindari kekalahan di final Copa Del Rey pada hari Minggu Sabtu untuk mempertahankan pekerjaannya.

“Jelas mereka (Barcelona) masih memiliki satu laga final untuk dimainkan, mereka memenangkan liga lagi – dan tiba-tiba itu tidak terasa cukup,” kata Balague di channel YouTube-nya.

“Presiden Barca Josep Maria Bartomeu ingin Valverde tetap tinggal dan telah mengatakannya secara terbuka.”

“Tapi dengan kekalahan yang buruk melawan Valencia dapat mengubah keadaan. Para pemain bersama Valverde, mungkin tidak dengan sepenuh hati, tidak seperti musim lalu dimana mereka merasa bahwa dia adalah orang yang tepat.”

Balague melanjutkan: “Tetapi ketika itu terjadi, ketika para pemain ingin manajer untuk tetap bertahan, kadang-kadang itu berkaitan dengan fakta bahwa mereka merasa nyaman, bahwa mereka tahu siapa yang akan bermain, bahwa mungkin tidak ada begitu banyak tantangan, bahwa para pemain memikirkan diri mereka sendiri dan bukan tim.”

Tak Ada Revolusi Berarti

“Di sini, saya bisa melihat apa yang Valverde coba lakukan dengan timnya. Saya melihat bahwa dia tidak membuat revolusi dalam gaya bermain tim. Dia sedang mencoba untuk memainkan tim terbaik yang dia miliki dan membantu Lionel Messi mencetak banyak gol.”

“Kami melihat saat melawan Liverpool bahwa Barcelona sebenarnya sekarang tertinggal dalam hal dinamisme, dalam hal pergerakan pemain tanpa bola, dalam hal agresi tanpa bola, dalam hal seberapa cepat bola bisa digerakkan ke depan, umur pemain, energi.”

“Mereka telah telah tertingggal dari tim-tim asal Inggris pada umumnya. Ajax juga sedikit seperti itu. Tetapi Anda melihat bahwa Liverpool berada pada level yang sama sekali berbeda.”

“Dan bagaimana Anda memulihkannya dengan membawa pemain muda tentu saja, dan seperti yang Anda tahu [Frenkie] De Jong telah direkrut, mereka menginginkan [Antoine] Griezmann dan Barcelona berharap dia bisa didatangkan.”

“Segala sesuatu dalam kesepakatan pribadi telah disepakati. Masalahnya adalah, klausul pembeliannya akan menjadi 120 juta pound (2,18 tirliun rupiah) pada 1 Juli, jadi tidak ada gunanya menjawab apa pun sebelum tanggal itu.”

“Jadi saya pikir dia akan pergi ke Barcelona dan kemudian kita akan melihat apa yang terjadi dengan [Matthijs] De Ligt, yang seperti yang saya katakan itu tergantung pada Bayern, Juve dan Barcelona. Terutama Juve dan Barcelona.”

“Barcelona membayar lebih sedikit, tetapi mereka ingin membawa pemain muda itu untuk meregenerasi skuad mereka.”